Upgrade JAUH! Super Tipis, Ringan, Kamera Ultra, Android 16: Preview & Harga Samsung Galaxy Z Fold7 (YouTube Video)
Ini adalah Samsung Galaxy Fol 7. Iya, tipis banget ya. Tiga warna ya ini warna normalnya ya. Masih satu warna lagi. Dan kita akan bahas apa saja kelebihan-kelebihan dari Samsung Galaxy Z Fold 7 yang tentunya super tipis. Ini Samsung akhirnya mendengarkan permintaan banyak orang untuk fault-nya. body jadi lebih tipis bahkan tipis banget rasio layar diperbaiki bobot dibuat jauh lebih ringan kamera ditingkatkan ke lever ultra nah nanti kita bahas maksudnya apa ya bahkan untuk OS katanya kan lamban tuh keluarnya tuh nah ini langsung One UI8 dengan Android 16 ini smartphone pertama yang pakai Android 16 ya atau bahkan HP resmi pertama yang diluncurkan di Indonesia langsung pakai Android 16. Nah, mari kita bahas aja sekarang langsung lebih dalam lagi mengenai Samsung Galaxy Zfold 7 dalam preview kita kali ini. Nah, oke kita mulai dari desainnya. Samsung menawarkan cover screen dengan ukuran yang lebih besar lagi di ZFT 7 ini dengan 6,5 inci. Ini meningkat dari 6,2 inci di ZF 5 dan 6,3 inci di ZFT 6. Sebelumnya Samsung pernah nyebutkan kalau mereka sengaja membuat cover screen di ZFT itu tidak terlalu lebar supaya bisa dengan mudah digunakan dengan satu tangan saja. Nah, bagaimana dengan Zfol 7 ini? Apakah masih mudah digunakan satu tangan? Nah, nanti kita cek ya pada saat review-nya. Kalau sekarang sih kayaknya masih lumayan enak pakai satu tangan nih. Oke. Nah, perubahan ukuran ini tentunya juga membuat dimensi smartphone saat dilipat jadi sedikit berubah ya. Nah, kita lihat dulu dimensi dalam kondisi terlipat. Di sini dimensi jadi 158,4 * 72,8 * 8,9 mm. Nah, kalau dibandingkan dengan ZF 6 yang satu ini jadi lebih tinggi sekitar 4,9 mm, lebih lebar sekitar 4,7 mm, tapi tebalnya berkurang jauh banget. Tebalnya cuma 8,9 mm. Ini jauh lebih tipis dibandingkan ZF 6 yang tebalnya 12,1 mm. Nah, klaim Samsung ini lebih tipis sekitar 26% dibandingkan ZFT 6. Sementara kalau dibandingkan dengan generasi pertama yang ZFT doang itu ya, itu tebalnya sudah turun 48%. Nah, sebagai banding Samsung Galaxy S25 Ultra itu 8,2 mm. Jadi, enggak jauh dari S25 Ultra yang tidak model lipan, ya. Oke, kalau dibuka di Mens jadi 158,4 * 143,2 * 4,2 mm. Jadi, lebarnya beda cukup jauh dibandingkan ZFT 6. Sekitar 10,6 mm bedanya tapi ketebalannya berkurang dari 5,6 mm ke hanya 4,2 mm saja. Tipis banget. Folderable yang satu ini. Terlihat bahwa ZF 7 ini sudah beda jauh sekali dari segi ukuran kalau dibandingkan dengan ZF 6. Nah, kalau bobotnya bagaimana? ZFT 6 harusnya sudah cukup jauh lebih ringan dibandingkan ZFT 5. Dia sekarang di 239 gr. Nah, kalau yang ZFT 7 ini ternyata cuma 215 gr. 24 gr lebih ringan. Lagi-lagi ini sudah jadi mirip sekali dengan HP yang non lipat ya. Ringannya udah ringan banget. Bicara soal desain secara umum ini masih mempertahankan gaya khas dari ZFT dengan body lebih kotak-kotak seperti ZFT 6. Kamera utama juga masih khas ZF dengan tiga kamera disusun secara vertikal dalam sebuah kamera bum serta ada LED flash di luar kamera bum. Oke, untuk body smartphone ini mengadakan Advance Armor Aluminium yang terbukti sudah tangguh ya. Lalu untuk body belakang ini pakai Corning Gorilla Glass Victus 2. Untuk Excel dia pakai Armor Flex Hingch dengan water droplet desain serta multiil structure. Ini tentunya beda dengan ZFT sebelumnya. Excel ini juga berkontribusi ke body tipis dari Zfoce 7 ini. Samsung masih menjanjikan ketahanan yang luar biasa untuk Exel ini ya, dengan janji 200.000an kali buka tutup. Nah, kalau kalian nanya kok enggak berubah dari yang sebelumnya, Samsung merasa bahwa dengan melebarkan layar depannya buka tutup akan berkurang. Sementara layar dalamnya toh terbukti bisa tahan 200.000 kali lebih. Jadi harusnya sudah sangat mencukupi. Oke, sekarang kita bahas layarnya. Untuk cover screen atau yang bagian luar ini ukuran 6,5 inci resolusinya jadi 2520 * 1080 piksel. Nah, ini naik lumayan jauh ya. Rasio 21: 9. Ini peningkatan yang signifikan dibandingkan pendahulunya. Pelindungnya pakai Corning Gorilla Glass Ceramic 2. Berarti mirip dengan S25. Harusnya ini kokoh sekali. Nah, layar luar ini sekarang sudah jadi lebih besar dari ZFT yang sebelum-sebelumnya. Jadi, harusnya layar luar ini akan lebih mudah digunakan dan bisa jadi akan lebih sering digunakan. Sementara untuk main screen atau foldable screen-nya ini ukurannya jadi 8 inci meningkat 11% dari 7,6 inci yang ditawarkan di foldult sebelumnya. resolusinya jadi 2184* 1968 piksel. Rasionya 20 bing 18. Nyaris kotak nih ya. Nah, yang satu ini pakai Ultra Tin Glass yang baru ini lebih tebal 50% jadi harusnya lebih solid. Nah, untuk base atau dasar dari main screen itu juga dipertipis. Tapi sekarang pakai layer titanium untuk menggantikan layer karbon. Yang sebelumnya kan pakai karbon ya. Jadi yang sekarang ini jadi lebih tipis tapi lebih kuat dan kokoh. Kedua layar dalam dan luar ini menggunakan Dynamic AMOLED 2X H Samsung dengan refresh-nya sampai 120 Hz. Keceran maksimum yang tawarkan adalah mencapai 2.600 nitz. Sekali bicara soal kameranya ya. Nah, kamera dari ZFET 7 ini pakai kamera utama yang mirip dengan S25 Ultra dan S25 Edge. Ini pendatan besar banget dibandingkan ZFT ZFT sebelumnya. Kamera utama sekarang pakai sensor 200 megapel bukan 50 megapel lagi. Berkamban video tentunya bisa 8K 30 fps atau 4K 60 dan ada juga dukungan perekaman lock di kamera yang satu ini. Sementara untuk ultrawide itu 12 megapel dan telefoto itu masih 10 megapel ya. Nah, ultrawide-nya ini menggunakan sensor 12 megapel dengan rekaman video sebai 4K60 dan bedanya sekarang yang satu ini bisa dipakai jadi kamera makro karena sudah bisa autofokus. Jadi pada dasarnya ini adalah kamera yang sama dengan ultrawide di S25 dan S24 Ultra. Kemudian ada peningkatan lagi di sini dengan janji bahwa gambar yang ditangkap bisa 56% lebih terang. Oke, untuk kamera tele ini pakai sensor 10 megapel tiga kali optical zoom dan rekaman sampai 4K60 juga. Ini masih tail yang sama dengan sebelumnya. Seharusnya sistem kamera utama ini terasa lebih premium ya dibandingkan seri Zfult terdahulu. Oke, sekarang beralih ke kamera selfie-nya. Kali ini kamera defoldable screen Samsung ini tidak lagi pakai under display kamera. Akhirnya gambar jadi jauh jauh jauh lebih jernih. Kamera selfie ini ya jadi sama dengan yang dipakai di cover screen. Sama-sama 10 megapel dalam perkam sampai 4K60. Lock juga udah bisa. Nah, uniknya lagi kamera ini menawarkan field of view sampai 100 derajat. Ini lebih lebar dibandingkan kamera selfie di cover screen yang sekitar 85 derajat lebarnya ya. Kemudian jadi ada janji tangkapan gambar 2,5 kali lebih jernih juga untuk kamera selfie yang dalam. Nah, semua kamera ini menggunakan Pro visual engine dan ada juga dukungan perekaman 10 bit HDR untuk semua kameranya. Oh ya, lock juga di semua kamera. Oke, jadi sekarang saya lagi nyobain kameranya Samsung Galaxy Z47. Nih, yang lagi saya cobain sekarang adalah kamera selfie di bagian cover screen-nya. Hasilnya kayak begini nih. Ini saya rekam di resolusi 4K 60 fps. Dan videonya sendiri seperti teman-teman lihat udah bagus banget ya Samsung. Kalau urusan video mah di flagship-nya gokil. Dan untuk di bawah jalan juga udah stabil 4K60-nya. Dan fitur terbarunya di Z4 ini adalah dia sudah support untuk HDR10 dan fitur lock. Ini fitur barunya di sini. Untuk kamera selfie di bagian cover screen-nya ini kameranya itu fix fokus ya, Teman-teman. Jadi belum bisa autofokus. Kalau mau dekatin objek ke dekat kamera itu masih blur karena fokus itu masih fix, belum autofokus. Nah, kalau ini adalah contoh video dari kamera selfie di bagian layar utamanya. Hasilnya kayak begini. Akhirnya tidak pakai UDC lagi. Jadi hasilnya udah bagus nih, Teman-teman, untuk kamera selfie di bagian layar utamanya. Ini adalah kamera 10 megapel dan untuk videonya bisa merekam sampai 4K 60 fps. Ini saya langsung rekam di 4K60 nih, hasilnya kayak begini. Dan yang menarik adalah kamera selfie yang bagian dalamnya ini ultra wide. Jadi cukup lebar nih, bisa muat banyak. Mantap Samsung. Keren. Terkait fokus untuk kamera selfie-nya ini dia fix fokus ya teman-teman. Untuk kamera selfie di bagian cover ataupun main screen itu tuh dia fix focus fokus belum bisa autofokus. Tapi overall dari kualitasnya sendiri sih menurut saya udah bagus banget lah. Oke, kalau ini adalah contoh video dari kamera utamanya di resolusi 4K 60 fps. Hasilnya seperti ini. Semua kameranya bisa 4K60 ya di bagian belakangnya ini dari kamera utama, kamera ultra wide, dan tele. Ini kita coba langsung pindah aja deh. Ini kamera utama, ini kamera ultra wide. Ini kamera tele zoom tiga kalinya. Hasilnya seperti ini. Bisa langsung pindah-pindah kamera. Dan menariknya kalau di Samsung tuh ya, kita bisa langsung pindah ke kamera selfie-nya seperti ini. Jadi enggak usah dimatiin dulu videonya. Pindah langsung aja ke kamera selfie, putar balik e bolak-balik kamera selfie, kamera utama itu bisa. Untuk kamera utamanya ini bahkan udah bisa ngerekam video AK 30 fps ya. Dan videonya pun bisa stabil juga. Nah, tapi sedikit ceritanya kalau kita merekam video di resolusi 8K 30 fps, fitur HDRTN-nya itu tidak bisa aktif ya. Tapi apakah itu menandakan kalau dynamic range-nya akan kurang bagus? Ternyata enggak juga, Teman-teman. Ini saya coba di resolusi 8K 30 fps. Ini saya lagi di kondisi indoor menghadap outdoor. Ini dynamic range-nya tetap bagus. Ini biasanya kondisi yang sulit nih. Kalau misalnya kameranya dari Mic kurang bagus, itu area luar akan over expose. Tapi di sini bisa tertangkap dengan baik. Dan yang baru di Galaxy Z Fold 7 ini adalah kamera ultra wide-nya. Sekarang autofokus nih. Saya coba dekatin ke serat baju seperti ini. Tuh, dia bisa menjadi kamera makro juga. Ini peningkatan ya karena kamera ultra wide di versi sebelumnya itu fix fokus. Sekarang sudah autofokus. Nice. Coba lagi deh. Tuh. Tuh. Sip. Mantap. Nah, di sini ada sedikit update juga untuk fitur audio erasernya. Jadi kalau kita lihat video kita di galeri terus kita nyalain suaranya itu nanti akan ada muncul opsi audio erasernya itu di mode auto ya, auto audio eraser kurang lebih gitulah. Jadi di situ kita akan dikasih dengar preview audio kita setelah dikasih audio eraster-nya. Jadi teman-teman bisa dengerin enggak kalau misalnya default-nya kan begini nih. Pas lagi hasil mentahannya kayak begini. Saat fitur ini dinyalakan, noise-nya akan teredam. Tapi ini baru untuk preview-nya aja. Kalau misalnya kita mau atur audio erasernya itu manual, noise-nya mau seberapa, vokalnya mau seberapa, itu kita tetap mesti masuk ke editor di galeri bawahnya Samsung. Nah, karena ini foldable, salah satu fitur favorit saya adalah kita bisa vlogging atau foto pakai kamera utamanya seperti ini. Ini saya lagi pakai kamera utamanya yang 200 megapel. Hasilnya luar biasa ya. Gila, keren banget. Dan ini kita bisa sambil lihat preview-nya di sini. Cuman hal yang tricky adalah seringki kesalahan umum penggunanya adalah menghadap ke layar. Harusnya tuh yang benar kita menghadap ke kameranya di atas seperti ini. Dan enggak cuman kamera utama, kita juga bisa pindah langsung ke kamera ultrawide-nya. Beh, ini salah satu alasan kuat lah kenapa Foldable itu punya pengalaman unik dari segi kameranya. Nice. [Musik] Oke, sekian dulu untuk sampel kameranya Samsung Galaxy Zolt 7. Tentunya kita enggak bahas detail di sini, ya. Kalau mau bahas detail nanti di video review-nya aja. Kalau memang kalian punya pertanyaan spesifik mengenai kameranya Samsung Galaxy Z47 ini, tulis aja di komentar. Nanti akan saya coba jawab di video review lengkapnya. Sip. Kita lanjut lagi ke pembahasan berikutnya. Oke, sama seperti ZFT 6, smartphone yang baru ini juga punya IP rating di IP48 angka 8 di belakang. Artinya Zfol 7 ini aman kecemplung dalam air. Tapi ini bukan berarti untuk diajak berenang ya. Bukan. Bukan. Dan angka empat di depan berarti paling tidak ada sertifikasi untuk benda-benda yang padat itu sampai 1 mm itu tidak bisa masuk ke dalam ya. Oh ya. Kemudian untuk stereo speaker juga tentunya sudah tersedia di sini dan ini menarik ya untuk SIM tray-nya ini ternyata posisinya sekarang udah pindah dari sisi samping ke sisi atas. Oke sekarang bahas spek internalnya. Z4 ini pakai Snapdragon 8 Elite for Galaxy, yakni SOC premium yang digunakan di Samsung Galaxy S25 series. Udah terbukti kencang dan terbukti bisa dijinakkan sekalipun dipakai di S25s yang bodinya tipis itu. Iya, jinak banget itu enggak jadi panas ya. Kalau dibandingkan dengan Zle Sticks ini menawarkan peningkatan sampai 38% di CPU, 26% di GPU, dan 41% di NPU. Nah, untuk varian RAM dan storage-nya ada varian 12256, 12512 dan kalau yang besar itu pakai 16 1 TB. Jadi, RAM 16 dengan storage 1 TB. Tentunya seperti biasa tidak ada dukungan untuk micro SD. Nah, untuk baterai ini masih baterai 4.00 mAh mirip dengan vol 6. Sayangnya Samsung masih belum pakai baterai silikon carbon yang berpotensi menawarkan rating kapasitas yang lebih besar. Nah, untuk janjinya katanya video playback di smartphone ini bisa bertahan sampai 24 jam untuk video 720p di layar utama. Tapi jangan kecewa dulu ya. Kalau kita lihat hasil tes dari S25 Edge yang pakai baterai hanya 3.900, sepertinya Samsung sudah menemukan cara untuk mengoptimalkan baterai kecil. Semoga ini diimplementasikan di Volt 7 juga. Oke, untuk charging bagaimana? Sayangnya masih tetap maksimum 25 watt aja. Untungnya biasanya 25 watt-nya Samsung ini charging-nya enggak lama-lama banget, standar 1 jam lebih dikit biasanya. Begitu tentunya chargernya juga masih tidak tersedia dalam paket penjualan ya. Nah, untuk konaktivitas ini tentunya sudah support seller 5G. ISIM juga pastinya bisa bahkan bisa dual isim. Wii 7, Bluetooth 5.4 NFC ultra white band juga pasti ada di sini. USB 3.2 type C juga ada. Dan tentunya ini sudah support display out dan Dex itu masih tetap ada. Oke, untuk OS dari awal ini langsung pakai One UI 8 ya. Elah, yang tujuh aja baru datang ini pakai 8 dengan basis Android 16. Mantap ya. langsung pakai versi Android terbaru. Onei 8 yang di sini ini dioptimalkan untuk tampilan di layar besar. Fiturnya melimpah ya khas One UI itu ada semua di sini update-nya sampai 7 tahun. Security update juga 7 tahun. Ini memang jadi udah kebiasaan Samsung ya untuk berbagai smartphone mereka belakangan ini. Untuk fitur AI ada berapa peningkatan yang diusung OneUI 8 yang digunakan di sifult 7 ini? Beberapa di antaranya misalnya portrait studio itu sekarang sudah bisa mendapatkan hasil edit dengan AI secara side by side dengan foto asli. Selain itu, generatif AI juga diperluas kemampuannya dengan dukungan untuk pengenalan hewan peliharaan juga, bukan cuma untuk wajah seperti di generasi sebelumnya. Lalu, audio eraser sekarang bisa diakses lewat tombol langsung saat kita mutar video. Jadi ini bisa muncul di berbagai aplikasi nih sekarang nih ya. Lebih gampang aja nih. Lalu Gemini AI sekarang dapat fitur screen sharing. Jadi kita bisa langsung share tampilan di layar ke Gemini AI. Kemudian tutup. Ini channel tentang apa ya? Itu channel YouTube Jaget Review. Mereka terkenal dengan ulasan mendalam tentang gadget dan teknologi terbaru. Kemudian circle to search sekarang bisa digunakan di dalam game juga. Nah, bisa tuh ya kalau mau nanya-nanya dalam game. Kemudian AI result atau hasil pencarian dengan AI ini bisa diatur tampil di bagian kiri atau kanan layar atau bisa juga sebagai pop up. Kemudian ada juga fitur drag and drop untuk AI result ini. Jadi secara umum ZFT 7 ini hadir dengan banyak peningkatan dibandingkan ZF 6. Bukan cuma spek naik di SOC aja, desain juga diperbarui dengan cover screen lebih besar dan body lebih tipis. Kamera juga ditingkatkan. sekarang benar-benar lebih terasa sebagai sebuah smartphone foldable yang flagship banget. Nah, seiring dengan hadirnya ZF 7, Samsung juga menampilkan beberapa casing desain baru mereka. Ada yang ini nih, casing carbon fiber yang tipis banget. Jadi, kalau pakai casing ini, ZFT 7 yang tipis itu tidak akan jadi tiba-tiba terasa terlalu tebal. Masih tetap tipis dan super ringan. Ee, oh ya, casing ini hanya menutup sisi bagian belakang aja. Keren enggak menurut kalian? Lalu ada juga casing transparan dengan ornamen gambar seperti ini. Ada kucing dan ada beberapa yang lain juga nih. Menariknya casing ini dilengkapi dengan magnet. Jadi ini bisa langsung dipasang ke aksesoris lain yang punya magnet yang kayak lingkaran gitu ya. Tahu kan seperti apa ya? Ada banyak kan aksesoris seperti itu. Oke, seharusnya akan ada banyak lagi aksoris case untuk Vol 7. Semoga nanti kita bisa bahas saat review lengkapnya ya. Selain ZFT 7 ini, Samsung juga menghadirkan foldable baru lainnya seperti ZFlip 7 dan ada ZFlip 7 FE. Iya, ada yang FE juga. Oke, untuk Zflip 7 itu punya layar utama yang lebih besar dari ZFlip 6. Jadi 6,9 inci sekarang. Wah, nih gede nih layar utamanya ya. Sementara untuk cover screen ini jadi full di area body belakangnya yang ada kamera utamanya. Iya, full banget ini sekarang. Asusnya pakai garasi baru tentunya ya. Lalu opsi RAM dan ST ada 12256 dan 12512. Baterai juga membesar cukup jauh. Dan sekarang ini dia punya Dex ya. Sementara untuk Zflip 7 FE itu pakai desain yang mirip dengan ZFlip 6 dan akan tersedia dalam varian 818 serta 8256. Kalau yang ini sih kita masih belum tahu kapan ketersediaannya di Indonesia. Oke, untuk detail dari kedua smartphone ini kita akan bahas di video yang terpisah ya. Balik lagi ke ZF 7 ini akan ditawarkan dengan pilihan warna blue shadow jet black dan silver shadow. Ada juga warna khusus untuk online namanya mint. Nah, kalau kalian lebih suka yang mana nih yang klasik atau yang warna barunya? Oke, untuk harga yang 12256 itu harganya di Rp28.499.000. 12512 itu Rp31.999.000. Sementara yang 16 GB RAM dengan 1 TB storage itu ada di Rp34.999.000. Tapi sebentar perhatikan dulu. Selama masa periode dari 9 Juli sampai 31 Juli 2025 itu akan ada bonus free memory upgrade ya senilai Rp3,5 juta. Kenapa itu maksudnya apa tuh? Nah, begini. Kalau kalian beli yang 12256, kalian bakal dikirim yang 12512 ya. Jadi bayar yang lebih murah dapat yang seri atasnya. Lalu kalau kalian beli yang 1251 bakalan dikirim yang 161 TB. Jadi pada dasarnya di masa preorder kalian tidak akan bisa mendapatkan yang 12256 ya karena langsung dapat upgrade ke seri yang atasnya. Kemudian ada bank cashback senilai Rp3 juta, ada trade inin cashback senilai Rp1,5 juta. Lalu ada juga penawaran purchase wi purchase senilai hingga Rp700.000. Ini kalau misalnya mau beli aksoris barengan dengan volel baru ini ya, enggak ketinggalan. Ada juga proteksi Z Premiere Service untuk proteksi hingga 3 tahun. Nah, ini baru nih ya. Nah, Z Premiier Service ini meng-cover semua kerusakan termasuk kelalaian pengguna. Iya, kelalaian pengguna di tahun pertama ya, 1 tahun pertama. Lalu ada kerusakan layar itu di-cover penuh dalam 2 tahun pertama. Maksimal ada dua kali penggantian layar ya. Kemudian ada juga penggantian screen protektor tanpa batas. Ini tentunya untuk yang bagian dalam ya. selama 3 tahun ya. Ini lagi-lagi sepertinya efek dari mendengarkan permintaan konsumen ya. Untuk total keuntungan buat preorder di Galaxy Foldable ini bisa mencapai sekitar Rp8,7 juta. Selain itu, kalau udah registrasi di Samsung Reservation Plus sebelum preorder dibuka, kalian akan dapat potongan harga sebesar Rp1,5 juta juga. Nah, kalau untuk yang Flip 7 berapa harganya? Nah, kalau buat itu cek dalam videonya aja nanti ya. Lalu ada juga nih e Galaxy Watch 8 series yang baru untuk harganya untuk yang ukuran 40 mili itu di 5,499. Lalu untuk yang 44 mili di 5,999. Lalu varian klasik, nah ini yang klasik yang bisa diputar-putar nih ya itu di Rp6.999.000. Untuk pembelian Galaxy Watch 8 series ini ada benefit total sekitar R,9 jutaan. Ada juga diskon Galaxy Watch Trap hingga 30%, bank cashback sampai Rp350.000, serta ada diskon Samsung Care Plus sampai 50%. Oke, kita balik lagi ke Volse 7. Kalau kalian nanya soal performa real dari Fol 7, sabar ya, tunggu review lengkapnya. Yang jelas bagi saya ini peningkatan hardware yang ditunggu-tunggu banget. Kita semua sudah tahu bahwa secara software dan UI Samsung memang paling matang untuk HP lipat. Nah, sekarang secara fisik pun Samsung terlihat bersaing banget dengan yang lainnya. Oke, jadi menurut kalian bagaimana? Ee menarik, kurang menarik, terlalu bombastik atau bagaimana? Kalau menurut kami sih luar biasa ya. Gara-gara tipisnya itu memang asik banget. yang satu ini. Udah gitu kameranya yang mantap banget, yang di-upgrade banget. Tapi kita belum sampai ke review penuhnya. Nanti ya kalau review penuhnya udah ada, kita bisa tahu daya tahan baterainya, kemampuan kamera benerannya, dan lain-lain. Oke, sampai sini dulu. Saya Dan, Jaka Tib TV.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















