Jungkat

vivo X200 FE: HP Compact IDAMAN❤️ (YouTube Video)

  • 30/06/2025

Jadi, gua punya berita baik dan buruk tentang HP ini ya, Guys. Berita baiknya ini HP keren banget, compact, performance buas dan kameranya itu loh yang sepanjang video ini bakal gua jelasin. Tapi berita buruknya apa ini? Ayo dong. Yuk, gua jelasin. [Musik] Oke, Guys. Jadi, sebelum gua tes HP ini bawa keluar, gua mau share unboxing-nya dulu yang mana secara box enggak asing lagi ya. Tipical box flagship-nya Vivo berbentuk segiempat pipih gitu dengan lingkaran di tengahnya bertuliskan X200 FE coengan with Z. Terus di dalamnya kayak biasa ada HP-nya itu sendiri dan pas dibuka lagi ada kepala charger 90 watt beserta kabelnya juga. Di kotak satu lagi ada sim ejector, kertas-kertas yang jarang dibaca dan casing elastis warna pink mirip kayak casilikennya Apple yang warna-warni itu. Yang mana kalau dijual itu seharga hampir Rp1 juta dan ini dikasih Vivo gratis loh. Dan karena ini HP pinjaman, kita bukanya selembut mungkin ya. Jangan sampai robek juga malah. Padahal kalau punya sendiri mah oke, terus kita setup-setup dulu. Dan ada yang cukup menarik pasentuin lokasi dan gua ke bagian I enggak ada pilihan Indonesia loh, cuman ada India, Ireland, Isle of Man yang gua baru dengar kalau itu nama negara dan E. Habis itu lanjut setup-setup regisidik jari dan setelah kelar disambut Ftou OS 15 berbasis Android 15 dan gua cek storage-nya udah kemakan 30-an giga dari total 512. Let's go kita jalan. Bye. Oke, Guys. Jadi, gua tadi cabut chargeran sekitar jam 10 kurang. Dan ini bukan video sehari bersama ya, karena gua gak punya waktu full buat cobain HP ini. Mungkin nanti sore udah masih dibalikin. Impresi gua sama HP ini, ukuran 6,3 inch ini menurut gua udah pas banget ya. Enggak kekecilan yang artinya masih nyaman buat nonton, tapi enggak kegedean juga. Terutama kalau dibandingin sama HP normal zaman now di 6,67 inch atau saudaranya X200 Pro 6,78. Mungkin patokannya selama masih bisa dilingkerin sama jari gua gini masih enak. Terus HP ini punya berat 186 gr dengan tebal 7,99 mili. Dan kalau kalian tahu kapasitas baterainya, angka-angka tadi sih termaksud kecil. Nanti gua spill di bagian spek ya. Untuk desainnya gua suka sih. Ada mirip-mirip kayak iPhone 16 tapi di bagian kamera modulnya dibikin hitam semua dan ini keren. Untuk frame-nya dia dari metal terlihat ada garis antena yang di sebelah kanan HP ini ada volume dan power button. Di sebelah kiri kosong terus di atas ada mic sama air blaster dan di bawah lubang speaker port C mic dan soul sim card. Lanjut ke bagian depan. Yang punya bezel termakuk tipis ya. Cuman agak nyaru aja sama frame yang warna hitam juga. Oke, thank you. Anjay, antya panjang banget, Guys. Kita update IG story dulu, yuk. Yang hasilnya secara gambar sih tajam ya, tapi stabilisasi pas diangkat gini lumayan berasa geter. Apa karena gua pakai resolusi 4K60? Eh, lihat nih, Guys. Lensa TW-nya renyah banget enggak sih gambarnya? Oke, Guys. Kenyang juga nih. Dan kita ke tempat selanjutnya. Oh, update dulu, Guys. Sekarang hampir jam 12.00, baterai ada di 87% ya. Kita pesan Grab dulu. Oke, guys. Tempat selanjutnya adalah gedung di mana Malaysia pertama kali mendeklarasikan kemerdekaannya. Ya, itu dia yang ternyata masih di bulan yang sama loh kayak Indonesia. di Agustus. Cuman dia tanggal 31 Agustus ya dan tahunnya itu 1957. Dan sekarang kalian lagi lihat di kamera selfie-nya. Wow, Dynamic Rangch. Mantap semua loh. Tuh belakang. Widih. Dan luas juga ya karena ada 0,8 kali ini satu kali dan ini dua kali. Sekali lagi, mari kita lihat kesaktian zoom foto 10 kali dari HP ini yang benar-benar bikin gua gak bisa ngomong banyak. Satu kata aja, luar biasa sekali. Oh ya, Guys, kalau ngomongin spesifikasi HP ini punya ukuran layar 6,31 inch ya yang pakai chipset diamond City 9300 plus dengan baterai yang termakud gede di ukuran sekompact dan setipis ini di 6500 mAh yang support 90 watt charging. Terus buat kamera cukup seram nih ya. dia pakai 50 megap main lensa utama dan 50 megapel periscope. Tapi sayangnya buat ultrawide cuman 8 megapel nih dengan selfie yang 50 megapel juga. Terus dia didukung juga sama Zize ya untuk lensa utama dan periscope. Konfigurasi kamera ini hampir sama kayak HP Vivo yang kemarin gua review. Vivo S30 regular yang rumornya bakal jadi Vivo V60 loh. Itu foto telenya sih edan. Kalian wajib nonton buat yang belum ya. selebihnya standar ya, HP 5G, stereot speaker, IP 68 dan 69 dan lain sebagainya. Gemini tolong tunjukin jalan ke Petaling Street dong. Baik, ini paling sulit perjalanan akan memakan waktu [Tertawa] dan gua gak pernah bosan-bosan komplain ini ke Fouch OS. Jadi saat gua misalnya udah dapat motor yang bagus banget cuman butuh dimiringin dikit aja, sayangnya water mark-nya itu masih ikut miring ya. Paling enggak water-nya dihilangin dulu, dimiringin. Setelah kelar bisa dibalikin lagi watermark-nya. Kalau kayak gini kan jadi. Terus kalau ditanya brightness outdoor cukup kelihatan sih kalau kalian lihat untuk jalanin Google Maps kayak begini. Nah, ini dia, Guys, yang gua incer Petaling Street. Ini ultra white ya, Guys. Ultra white ini white. Kalau untuk daylight sih antara white dengan ultra white-nya enggak terlalu berasa perbedaannya, tapi beda hasilnya pas low light. Nanti gua share ke kalian. Dan ini untuk portret videonya, Guys. Gimana? Apakah background-nya nge-blurnya bagus? Lumayan, Guys. Gua hajar pakai kamera terus HP-nya berasa anget. Oke, guys. Update dulu sekarang jam .30. Baterai ada di 61% ya. Lumayan gua forsir nih. Pakai kameranya banyak banget. Kita lihat nanti sot-nya berapa ya di akhir. Dan ini dia Apple Store-nya, Guys. [Tepuk tangan] Oke, Guys. Pasti kalian juga sempat bingung mikirnya, "Loh, Bang, bukannya flagship Vivo kemarin udah ada yang mini?" Yes, benar. Tapi itu dia yang X200 Pro Minia yang mana perlu diingat itu dia versi Cina ya, enggak dijual di global. Barulah si X200 FE ini dijual secara global ya dan secara spek dia ada perbedaan yang mana X200 Pro M ini kemarin lebih sakti sih dia chipset pakai Dem City 9.400 400 yang mana di video kemarin dapat skor AnTuTu R,5 juta. Sedangkan di HP ini AnTutunya itu di sekitar R,88 juta. Kurang lebih ya setara sama Snapdragon. Snapdragon menyenseng Snapdragon 8S gen 4 di Poco F7 gua kemarin. Cuma buat baterai justru HP ini lebih gede ya. Terus untuk charging sama-sama 90 watak support wireless charging nih. Buat kamera sama-sama punya 50 megapel lensa utama tapi secara sensor lebih baik di prom ini. Dia pakai Lyt 818, habis itu lensa telennya sama-sama 50 megapel, tapi ultrawide di Pro Mini itu lebih maknyus loh 50 megapel berbanding 8 megapel di 200 Fe ini guys. Sayang banget ya. Sedangkan selfie-nya punya resolusi lebih kecil di Pro Mini 32 megapel. B guys, biar usaha gua sampai ke Malaysia buat bikin video ini gak sia-sia, boleh bantuin gua buat like video ini ya dan subscribe juga biar colab sama Gadgetin cepat-cepat kesampean nih. Thank you. Oh ya, gua belum sempat kasih tahu ya kalau resolusi video di HP ini dia bisa mentuk 4K 60 fps kamera depan dan belakang ya. Kecuali untuk ultrawide-nya dia cuma bisa shoot di 1080p 30 aja. Karena keterbatasan resolusi 8 megapelnya itu tadi sih pas banget hujan. Huh. Dan update dulu sekarang jam .30 baterai ada di 43% dan kita lihat ya so-nya ini wow di 43% udah dapat SOT. hampir 4 jam. Oke, guys. Jadi, overall buat kamera, terutama buat fotonya, HPHP dari Vivo sih enggak usah diraguin lagi lah ya. Apalagi dan setelennya edan. Bahkan di 10 kalinya dengan posisi sejauh ini saat di Zoom masih bisa hasilin gambar yang tajam. Pemosesan Vivo sih enggak main-main ya, dari yang gambarnya B aja bisa disulap jadi kinclong gini dong. Belum lagi buat foto objek orang, enggak ada lawan. selebihnya ya layaknya HP Vivo berziz lainnya ya. Ada color profile vivure dan zize. Terus banyak pilihan style portret video dan enggak lupa kemampuan pindah lensa depan belakang saat recording. Oh ya, terus kalau fitur-fitur AI-nya juga ada kok yang basic-basic kayak Gemini sama Circle to Search hadir. Terus buat galeri kayak AR hapus orang ada. buat memperluas foto kalian juga ada dengan AI Image Xpander. Terus yang baru nih buat pindahin dan gede kecilin objek juga ada nih namanya magic move sampai enggak ketinggalan buat hapus bayangan juga ada. Wow, widih, mantap nih. Kita update-update sosem dulu, Guys. Oke, Guys. Kita update dulu. Update dulu. Sekarang jam mau 0.30. Baterai ada di 28% ya. Coba kita cek SOT-nya. Wah, 5,5 jam dan masih 28%. Ini mah 67 jam 8 jam mah dapat SOT kalau dihabisin mah. Untuk pemakaian paling gede itu ada di kamera. Emang gua forsir ya 1 jam lebih. Terus ada Instagram, ada YouTube, Maps, Grab, dan lain sebagainya. Oke, gua udah mesti beberesin HP ini buat dibalikin lagi, Guys. Tapi gua masih mau ngomongin tentang low light HP ini yang udah gua tes semalam sama apakah HP ini bakal keluar di Indonesia. Aduh, masih lapar nih. Gua lagi pesan mie goreng satu lagi. Oh ya, kalau ngomongin tentang low light di kamera HP ini kemarin gua udah sempat coba ya. Dan udah termaksud oke kok, terutama buat lensa utamanya. Cuman saat pindah ke ultrawide cukup jomplang sih gambarnya jadi lebih gelap dan soft banget ya. Gak bisa ngarap banyak juga sih buat lensa yang punya resolusi 8 megapel. Kalau fotonya ada berasa penurunan kualitas tapi enggak sejomplang video. Selebihnya di lensa white dan telennya sih sudah termakyanya juga bisa direduk flare-flare yang cukup aktif bersemi di iPhone di HP Vivo ini bisa lebih dijinakin. Spesial thanks buat zisting star-nya. Next, gua pengen ngomongin tentang apakah si HP ini keluar di Indonesia. Oh ya, sebelumnya juga gua kebanyakan footage-nya yang enggak gua masukin di video ini. Jadi, buat kalian yang masih pengen lihat footage lebih dari si Vivo X200 FE, kalian bisa join membership ya. Karena di sana semua footage-fotage-nya bakal gua masukin. Wuh. HP ini punya empat warna ya, ada biru, kuning, pink, sama hitam. Untuk variannya sendiri di Malaysia cuman ada satu ya, yang itu yang 12 plus 51 gig seharga R3.200an Ran Malaysia atau kalau dirupin R,2 juta yang mana nih harganya cukup bagus loh, desain bagus, buil kiting mantap, kamera jos dengan daya tahan baterai yang awet juga kalaupun disuruh komplain, paling gua untuk ultra wide-nya sih mungkin kalau daylight masih ok lah. Tapi kalau udah low light baru berasa tuh. Karena ya cuma 8 megapel tadi untuk resolusinya. Sama ultrawide-nya enggak bisa shoot 4K ya. Bahkan 1080p 60 juga enggak bisa tuh. Jadi enggak leluasa. Selebihnya sih menurut gua udah mantap. Cuman sekarang pertanyaannya keluar di Indonesia enggak? Entah kenapa gua punya firasat. kayaknya HP ini bakal skip buat Indonesia deh. Karena Malaysia dan Singapura aja udah launching. Sedangkan Indonesia koreksi kalau salah bahkan TKDN-nya aja belum ada sama sekali. Ya, mungkin ada keputusan atau masalah yang kita gak tahu. Jadi, yang bisa kita lakuin sekarang teman-teman bisa tunjukin tuh seberapa besar minat kalian buat HP flagship Compact dari Vivo ini. Siapa tahu orang Vivo Indonesia ada kepoin di kolom komen. Dan kalaupun enggak keluar sekarang, mungkin di X300 series nanti, coba deh share seberapa pengin kalian di komen.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo X200

Vivo X200 hadir sebagai "Flagship dengan Kamera ZEISS Canggih dan Performa Tinggi untuk Fotografi, Videografi, dan Gaming" untuk pengguna yang mengutamakan kamera serbaguna dan kinerja kencang. Perangkat ini dipasarkan di Indonesia dalam dua pilihan warna, yaitu Hijau dan Hitam. Varian memori yang tersedia untuk pasar Indonesia adalah 12GB + 256GB....