Xiaomi 14T: Nyaman juga. (YouTube Video)
oke udah 2 bulan sejak Xiaomi 14t series rilis resmi di Indonesia dan kalau sebelumnya kita udah pernah bahas soal Xiaomi 14t Pro Kali ini Gua mau bahas adiknya yaitu Xiaomi 14t mending nambah 2 juta dapat Xiaomi 14t Pro sekalian bang itu statement yang sering gua dengar tiap kali kita lagi ngobrolin HP ini kasihan banget ya lu bayangin deh misalnya lu udah lulusan S1 Universitas ternama dengan predikat cumloud di keluarga lu tapi kalau ketemu tetangga sama saudara masih dimendang-mendingin sama Abang lu yang lulusan S2 dan jadi Astronaut di sini engak bisa relate ya jadi menteri deh jadi menteri kira-kira itu juga yang bakal dirasain sama si Xiaomi 14t ini jadi setelah sempat nyobain 14t pro dan pindah ke 14t ini gua mau share pendapat gua apa aja perbedaan yang noticeable sekalian ngejawab pertanyaan yang mungkin jadi pertanyaan banyak Orang waktu mau beli HP ini mending nambah 2 juta apa hemat 2 juta sih Oke Xiaomi 14t ini sebenarnya punya banyak kesamaan ya sama 14t Pro dimulai dari displaynya yang sama-sama pakai layar 6,67 inch AMOLED 144 Hz color gamood-nya udah di si ip3 kontrasnya tinggi peak brightness bisa sampai 4000 nits layarnya cakeplah pokoknya bezelnya juga tergolong tipis dan hampir simetrical cuma di bawah masih sedikit banget lebih tebal dibanding sisi-sisi yang lain dua-duanya Emang belum pakai layar ltpo yang bisa turunin refresh rate sampai 1 Hz buat hemat daya tapi layarnya smooth banget karena udah support refresh rate 144 Hz walaupun selama ngetes kedua HP ini gua lihat selalu jalan di 120 hz dengan Dynamic refresh rate yang yang bisa nyetel turun ke 60 Hz kalau lagi idle dan juga dia jalan di 30 Hz kalau lagi di always on display baterainya juga sama di 5000 mah yang buat gua itu udah aman buat regularius seharian dan software-nya juga enggak dibeda-bedain nih sama 14t Pro soalnya fitur-fiturnya tuh enggak ada yang dikurang-kurangin dan list fitur-fitur di Ai services-nya itu juga sama bahkan unit 14t yang gua pegang itu kebagian security update dan software update duluan ke hyperos 1070 dibanding 14t Pro yang masih paling update-nya di 1040 saat video ini dibuat ngomong-ngomong soal fitur ai-nya kemarin ini kita belum sempat nyobain fitur-fitur Ai yang ada di Xiaomi 14t series karena fitur-fiturnya itu baru muncul setelah software update yang rilis setelah kita buat video review 14t pro dan kali ini fitur-fiturnya itu udah available sekarang udah ada circle to search yang bisa diakses lewat tahan tombol navigation bar di bawah ini terus di aplikasi notes juga udah ada fitur Ai buat nge-esummariz notes notes yang panjang di aplikasi Galery native sekarang udah ada fitur Ai Race Pro buat removerove orang dan objek yang kita udah sempat cobain nih di video kita soal Ai dan ada ai expansion yang menurut gua ini keren sih jadi dia bisa nambahin gambar pakai Ai di luar area foto yang kita punya supaya fotonya bisa lebih luas daripada aslinya Misalnya ini gua foto toko cuma dinding sama atapnya aja dia bisa expand fotonya supaya nambahin langit jalanan sama keseluruhan gedung yang enggak kefoto kita coba sekali lagi dan dia bisa nge-generate gedung sebelah sama jalanan aspal depannya nih Walaupun di sini pohonnya malah dibikin kaki berbentuk tiang besi gitu anyway fiturnya bisa diulang kok berkali-kali sampai kita bisa dapat hasil yang sesuai sama kemauan kita aplikasi recorder udah ada Ai buat transcript audio jadi teks terus bisa di-summarize dan ditranslate juga berikutnya ada ai subtitle dan Ai interpreter yang dua-duanya bisa diakses sebagai shortcut di control center yang gua bingung itu ai subtitle fiturnya ngebuka sebuah overlay di user interface-nya Jadi bukan berupa sebuah app giliran Ai interpreter itu enggak ada app-nya juga tapi waktu kita buka dia malah menyerupai sebuah app dan pas kita cek di recent apps dia muncul sebagai Ai subtitle tapi anyway fitur-fiturnya itu bekerja dengan baik pas kita cobain buat ng-etranscript dan ng-etranslate konten video dari bahasa lain ke bahasa Indonesia Xiaomi 14t juga punya bahasa desain yang sama sama kakaknya Ya namanya juga satu seri dengan frame berbentuk flat kaca belakang bertekstur Mat dan setup kamera yang layoutnya kayak empat kompor kayak gini soal desain Emang selera tapi gua cukup setuju sama pendapat mayoritas yang bilang kalau desain yang kali ini tuh agak kurang punya Wow Factor especially ketika desain di Xiaomi 13t Itu kelihatan lebih keren dan berkarakter kalau dari tadi kita ngomongin yang sama Sekarang kita mulai bahas perbedaan-perbedaannya nih Walaupun desainnya sama sama 14t Pro tapi ada perbedaan sedikit dengan frame-nya yang pakai bahan polikarbonat dan juga kaca frame belakangnya yang full flat dibanding 14t Pro yang dibikin curved kalau dipegang sebelah-sebelahan sama 14t Pro perbedaannya bakalan cukup berasa karena 14t itu lebih enteng dan karena frame-nya plastik Jadi kurang rasa ada dingin-dingin metal gitu tapi ya ketika dipakaiin casing menurut gua rasanya bakal sama-sama aja dan perbedaannya barely [Musik] noticeable buat chipsetnya Xiaomi 14t ini pai mediatch Dim City 8300 Ultra yang di level HP m r sound ini itu tergolong kencang banget antutunnya aja bisa mencapai 1,3 jutaan dan walaupun Fort Pro itu punya skor yang lebih kencang lagi karena maklumlah dia pakai chipset flagship dimensity 9300 plus kalau buat penggunaan harian kayak social media dan web browsing itu bedanya enggak bakal noticeable dan Dim City 8300 ultra itu juga chipset yang stability-nya bagus ya dengan benchmark Wild Life stress test-nya itu kita tes di rentang 97%. waktu kita coba tes di beberapa game Xiaomi 14t juga bisa main di settingan maksimum yang sama ya Sama 14t Pro jadi ternyata Xiaomi 40t enggak ke-handicap gitu dari segi settingan grafis dan surprisingly perbedaan performanya juga enggak jauh nih guys di mana selama kita testing main di pubg itu Xiaomi 14t cukup konsisten di 58 sampai 60 FPS genin di Kisaran 50 sampai 60 FPS dan mobile Legends itu cukup stabil di 117 sampai 120 FPS sedangkan Xiaomi 14t Pro itu memang lebih unggul dengan bisa maintain Rage maksimum FPS yang lebih tinggi perbedaan berikutnya ada di kamera walaupun dua-duanya sama-sama pakai lensa co Partnership dengan Leica yaitu Leica suumilux tapi Xiaomi 14t itu punya lensa utama dengan bukaan apertur yang sedikit lebih kecil di f1.7 dan juga menggunakan image sensor yang berbeda yaitu Sony imx 906 lalu lensa telinnya juga beda nih dia itu 2x dibanding 2,6x di 14t pro dan kalau untuk lensa ultrawide-nya spesifikasinya sih sama nih dari hasil pengetesan gua kameranya 14t ini enggak terlalu beda jauh sama 14t Pro dari color tone-nya detailnya karakteristik Shadow dan highlight setiap kali dipakai untuk Point and shoot tanpa adjustment itu hasilnya bisa dibilang mirip-mirip aja dan kalaupun ada perbedaan itu enggak signifikan dari beberapa foto-foto paling ketemu satu dua aja yang saturation-nya bisa agak beda dan itu pun bisa terjadi kalau pas lagi motret-motret kita latah ngeset fokus di tengah yang bikin settingan exposure-nya ikut keadjust buat perekaman videonya dari kamera belakang bisa shoot hingga 4k60 tapi kalau ambil video di HDR itu mentok di 4k30 dan kalau kita ambil perekaman video di 4k60 itu enggak bisa ganti-ganti lensa kalau kita shoot pakai 1x X dia enggak bisa switch ke lensa ultrawide dan ketika kita Zoom ke 2x itu dia cuma bakal digital Zoom dan tidak menggunakan lensa telnya begitu juga sebaliknya kalau kita start shoot video pakai lensa t2x itu kita enggak bisa balik ke 1x kalau gua notice Xiaomi 14t ini dia kadang-kadang videonya tuh masih suka ngasih efek-efek jiter atau berdenyut gitu ya kalau lagi panning atau lagi getar di bawah video sambil jalan kalau di kamera depan kamera selfie 32 megapelnya itu juga sama persis ya sama 14t pro dan perekaman selfie maksimumnya itu bisa di 4k3 atau 108p60 di luar itu perbedaan lain ada di Xiaomi 14t yang belum support wireless charging yang buat gua wajar buat HP midrange dan gua juga enggak terlalu pakai karena gua lebih nyaman nge-charge pakai charger bawaannya yang udah kencang di 67 watt dan walaupun charger 67 watt-nya ini enggak sekencang for0 Pro yang dikasih charger 100 20 Wat menurut Gua udah cukup banget karena dia bisa ngisi 40% dalam 20 menit dan 100% dalam 1 jam satu lagi Fort Pro itu udah support wifi 7 sedangkan 14t Ini belum yang menurut gua fitur ini tuh Nice to have aja sih buat future proofing dan kalau misalnya Kalian juga udah punya Wii router yang support jadi 14t ini belum support wifi 7 juga menurut gua pribadi gak masalah jadi mending nambah R juta hemat Rp juta jawabannya sebenarnya tergantung seberapa besar kalian menilai uang R juta itu sendiri buat dapetin upgrade-upgrade yang ada di Xiaomi 140 Pro bisa dibilang Emang nambah 2 juta untuk upgrade dari chipset midrange ke chipset flagship itu worth it banget mengingat di pasaran itu kita lihat jarang-jarang ada brand yang HP berchipset midrange-nya itu sama HP berchipset flagship-nya cuma beda R juta tapi Here's the thing kalaupun gua beli 14t gua enggak ngerasa ada perbedaan yang noticeable untuk bikin gua jadi menyayangkan keputusan gua untuk nghemat uang R juta anyway segitu dulu aja guys sharing pengalaman gua soal Xiaomi 14t kalau kalian suka jangan lupa like and subscribe ke bas indech nama gua Intang and I'll see you guys in our next video Jadi kalau kalian lebih mending nambah 2 juta apa hemat 2 juta nih
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Membuat konten video berkualitas tinggi sering kali terbentur oleh rumitnya proses produksi dan beratnya peralatan yang harus dibawa. Lewat ulasan terbaru dari...
Menghadirkan layar raksasa 98 inci di ruang keluarga kini bukan lagi sekadar mimpi mahal kaum sultan yang menguras kantong hingga ratusan juta rupiah. Lewat...
Penasaran apakah Xiaomi 17T Pro benar-benar layak disebut sebagai perangkat flagship dengan harga belasan juta? Kreator akan mengajak penonton membongkar langsung...
Xiaomi 17T Pro hadir sebagai upaya Xiaomi untuk mempertahankan tahta "flagship killer" di tengah pasar tahun 2026 yang kian kompetitif. Kreator mengulas tuntas...
Pasar tablet murah kembali bergeliat dengan hadirnya sebuah perangkat metal yang mendefinisikan ulang standar gadget ramah kantong. Di harga dua jutaan, perangkat...
Ingin tahu apakah Xiaomi 17T masih pantas menyandang predikat "HP menang banyak" di tengah tren harga yang makin meroket sepanjang tahun 2026? Kreator mengajak kita...
DHIARCOM mengupas tuntas kehadiran Xiaomi 17T Pro yang mendobrak pasar lewat kombinasi performa kelas wahid dan baterai jumbo 7000 mAh. Penonton akan diajak melihat...
Siapakah rajanya midrange tahun ini? DKID Media mengupas tuntas Xiaomi 17T yang hadir dengan kemampuan zoom optik 5x, baterai jumbo 6.500 mAh, serta desain compact...
Pasar smartphone kelas premium midrange kembali memanas lewat kehadiran Xiaomi 17T yang membawa kejutan besar di angka Rp 7.999.000. Dengan harga seseksi itu,...
Xiaomi kembali menggebrak pasar lewat lini 17T yang membawa lompatan besar pada sektor fotografi mobile. Di tengah fluktuasi harga yang memicu perdebatan, perangkat...
Redmi Pad 2 9.7 hadir di tengah ketatnya persaingan pasar tablet terjangkau dengan membawa sejumlah perubahan desain dan spesifikasi yang cukup berani. Namun, di...
Xiaomi kembali menggebrak pasar smartphone lewat lini terbarunya yang kali ini mencoba mendobrak batasan kelas menengah demi mendekati standar flagship sejati....

















