Jungkat

OPPO Find X9 Pro Review: Setelah 2000 Foto! (+Teleconverter Kit) (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Oke, jadi selama ditemenin pakai Oppo Find X Pro, gua bisa bilang ini HP udah lebih dari 1000 foto kita jepret pakai Oppo Find X Pro. Dan di video ini gua pengin ngajak kalian untuk explore lebih jauh soal kameranya, layar, e performance, sampai apakah HP ini bisa tahan baterainya sampai malam nanti kita bakal cekin. Dan buat yang penasaran juga sama teleconverter kit nanti akan dipill-spill juga di video ini. Jadi buat kalian yang mungkin penasaran pengen HP-nya atau ya lagi ragu nih apakah harus sikat atau enggak, kalian bisa nonton video ini sampai selesai dan kita bisa berinteraksi di kolom komentar juga. Jadi kita langsung masuk aja ke pembahasannya. Let's go. Kita start di 852 tuh ya, sekitar jam 09an dan sisa baterai ada di 98% juga. Sekalian dikasihin pakai casing yang materialnya kayak karbon-karbon gitu ya. Oke, pertama gua pengen bahas dulu yang bikin apa ya seru dari si HP-nya adalah di bagian kamera. Kameranya yang codevelop dengan hassle blood. di mana yang bagian tele tiga kalinya itu dia pakai sensor 200 megap sisanya dia pakai 50 megapel dan di sini pas ee di belakang kita itu ada beberapa gedung ya yang bisa kita jepret-jepret pakai si HP-nya. Ini kita tes aja buat nge-zoom ke bagian belakangnya. Jadi di sini tuh kita dapat pilihan e zoom yang beragam ya. Enggak cuma di tiga kalinya, tapi kalau misalkan kita tarik lagi sampai ke 6 kali 10 kali itu masih tergolong bagus. Gua bisa bilang itu ready to post. Tapi memang ada after processing yang berasa pas kita buka albumnya. Jadi dia tuh kayak beberapa saat dia loading dulu sampai si fotonya itu dia jadi tajam gitu ya. Dan gua yakin kalian tahu kalau X9 itu akhirnya dikasih teleconverter zoom. Ini kayaknya lagi tren memang sekarang ya. Dia itu bisa zoom sampai 10 kali. Jadi paling kecilnya itu di 10 kali dia paling jauhnya ada di 200 kali. Gua biasa main ada di 10, 20 sama 40 kali karena memang tinggal dipencet-pencet aja di situ, ya. Tapi kalian bisa kayak zoom in zoom out bebas. Dan di sini gua pengen motret. Di ujung itu ada kayak feries wheel yang mana nanti gua bandingin juga kalau misalkan enggak pakai si teleconverternya supaya kalian bisa ngecekin tuh perbedaan kualitas dari fotonya. Buat 10 kali zoom-nya sebenarnya enggak terlalu berbeda ya. Kalau misalkan kita lihat sekilas itu hanya kelihatan kalau misalkan kita eh pxel peink tapi berubah detailnya dan sangat berasa di antara keduanya saat kita naikin ke 20 dan 40 kali ya. terutama di 40 kali ini berasa banget jauh lebih detail kalau misalkan kita pakai teleconverter ya dan gua rasa ini akan lebih menyenangkan untuk pakai tele cononverter ini saat kita straight photografy jadi motret objek atau motret subjek dari jarak jauh gitu loh. Enggak ngeganggu si subjeknya itu sendiri. Kalau misalkan kita dari apa? Dari dekat kan takutnya malah enggak sopan gitu ya. Ya, mengganggu orang lain. Nah, kalau misalkan dari jauh itu bisa lebih natural gitu dapat hasilnya. Bokehnya karena kita pakai optical ya, jadi pakai lensa beneran lebih berasa dalam gitu, lebih berasa natural, enggak ada after processing yang aneh gitu kelihatannya. Nah, selain motret objek gedung, salah satu foto yang menurut gua itu jodohnya teleconverter Oppo, yaitu objek-objek mungil kayak bunga atau serangga nih. Nah, di sini kita bisa dapetin hasil foto yang luar biasa buat sebuah kamera HP. Gua pribadi excited ya pas ngelihat hasil fotonya. Kalau kita hilangin watermark-nya dan bilang ini diambil pakai kamera mirroros pun rasanya orang akan percaya ya. Detail bunga ini bahkan bulu torx atau dada dari lebahnya itu kelihatan dengan jelas nih. Ini point and shoot ya. Jadi HP-nya yang ngatur semuanya. Kita tinggal tentuin framing foto aja yang bagus. Sebagai perbandingan ini hasil foto 10X digital zoom tanpa teleconverter. Warnanya memang lebih dibost dan vibrance juga langsung dinaikin. Enggak jelek sama sekali ya. Malah gua bisa bilang tanpa teleconverter pun kita bisa dapat hasil yang sangat bagus. Nah, beberapa dari kalian juga bilang kalau hardware kamera HP udah mentok dan mungkin ada benernya tiap brand HP ini sekarang punya racikan sendiri ya kayak Oppo yang gandengan sama hassle blood buat dapetin hasil foto yang khas. Nah, buat yang penasaran kalau misalkan kita beli teleconverternya itu dapat apa aja dan cara masangnya gimana? Nah, ini ya dapat casing yang dia jenisnya kayak fiber-fiber gitu. Warna item teleconverternya segede gini. ukurannya lumayan kompact. Nah, ini kita dapat si converternya yang bakal dicantolin ke si frame kamera dan ini adalah buat eh apa ya? Dudukan atau horsesho bukan horsho sih si dudukan ke e quarter 20 atau yang satu lagi nih yang gede. Nanti bisa dicantolin ke tripod supaya kita enggak geter-geter gitu pas lagi motret. Nah, cara masangnya gimana? Kita langsung cobain aja tinggal tempelin aja si case-nya. Boom. Terus kita masukin slide si bagian kamera frame-ya ini. Teleonverternya tinggal dibuka. Jadi kayak lensa biasa ya, dia ada tutupannya gitu. Nah, di sini ada ee kayak apa? Merah-merah bulat. Nah, ini kita susun bareng sama si putih yang e bulat putih yang ada di si frame e kameranya ini. Oke, tinggal putar. Dan kalau udah ke-lock ya udah ya tinggal dibuka bagian tutup depannya. Sama terakhir adalah kita harus masuk ke bagian kamera more dan ini hasle blood teleconverter. Dia ada beberapa pilihan ini pilihan untuk stage mode nyala matiin. Filter juga bisa kita ganti-ganti. Dan di sini kita bisa atur juga manual e exposure sama yang di tengah ini motion foto gitu ya. Jadi kita tetap bisa dapetin motion foto di sini. HDR tetap nyala. Dan kalau misalkan kita masuk ke video dia itu mentoknya di 4K 60. 4K10-nya enggak available di sini. Oke, sekaligus ngebahas soal telefoto dari Find X9 Pro. E, ada beberapa fitur yang bisa kita explore di HP-nya. Yang pertama itu adalah sensor 200 megapel. Jadi, kita bisa masuk ke high rest hassle bulat-nya itu dan kita bisa jepret entah itu gedung atau mungkin satu apa frame yang kalian mau nanti crop gitu ya, itu bisa di 200 megapel-nya. Tinggal dipencet aja di bagian atasnya. Dan ada juga live foto yang 4K. Jadi kita bisa dapetin misalkan momen-momen si Cres nih lagi main yoyo itu kita bisa dapat momen dia e lagi lempar atau lagi bergaya lah ya itu dengan e kualitas yang tetap bagus walaupun di e hasil yang live photos tersebut. Nah, selain itu kita juga bisa main-mainin beberapa filter dari si HP-nya dan ada potret style juga yang bisa kita coba-cobain gitu ya buat motret entah itu teman atau doi gitu ya dengan stylenya itu ada yang glowing, misty, dan satu lagi dreamy. Dan pastinya kalau misalkan kita ada di area yang banyak gedung gini dan lapangan yang luas banget, ultrawide itu jadi salah satu lensa unggulan ya. Dan main kameranya itu juga bisa di-andelin. Bahkan selfie-nya pun kalau misalkan kita bareng-bareng sama teman gitu ya, lagi jalan-jalan itu bisa di-andelin juga karena semuanya pakai sensor si 50 megapel itu. Hasil-hasil fotonya kayak begini. Nah, motretin gedung-gedung di kawasan Senen ini paling pas kalau pakai ultrawide HP-nya. Jepret pas langit lagi cerah itu dapat hasil yang bikin happy ya langitnya. tetap ke-capture dan detail-detail gedung juga tetap dapat pas malam ini juga hasilnya cakep ya, malah gua pribadi lebih kepincut sama shot-sot malamnya nih. Whelance atau main kameranya gua andelin foto objek yang lebih dekat sama kita nih. Kayak misalkan di toko buku ini gua mauin desain interiornya atau gua nemu buku yang cakep gitu ya. Itu gua shoot POV. Nah, satu problem yang gua temuin adalah inconsistensi after processing foto dari masing-masing lensa di beberapa kondisi cahaya. Misalkan di posisi yang sama gua jepret foto makanan ini dengan main cam dan tele tiga kali. Hasilnya ini lumayan berbeda loh. Nah, terakhir soal kamera ini adalah beberapa footage lock video di 4K60 saat pagi hari dan malam hari. Kita enggak perlu kecin SSD eksternal ya buat record di frame rate tinggi kayak iPhone tuh. Di sini tinggal pencet record-nya aja. Tapi sebelum lanjut bahas bagian lain dari si HP-nya, kita pindah lokasi dulu yuk pakai MRT. Nah, selama di jalan kita juga nyalain terus navigasi di HP-nya biar enggak nyasar ya. Sesekali sambil sosmetan juga. Dan akhirnya nyampe juga nih setelah desek-desek sama orang di kereta. Sekarang kita cari tempat dulu buat lanjut bahas si HP-nya, yuk. Nah, lanjut kita ngomongin soal layar. Nah, ini juga ya. Karena tadi kita udah foto-foto. Yang berkesinambungan juga ada di bagian layarnya. Karena kalau misalkan kita motret di kawasan outdoor, layarnya enggak bisa apa ya, enggak bisa ngedukung, itu susah buat kita motret. Dan tadi pas gua motret-motret, gua sama sekali tidak mengalami kesulitan gitu ya. Artinya gua tuh bisa lihat si layarnya dengan jelas. Eh, gua set brightness-nya ke auto dan di situ dia naikin sampai mentok banget di 1800 Nit kalau misalkan klaimnya dari Oppo. Tapi ini bisa dibilang salah satu HP dengan layar yang paling cerah yang pernah gua coba saat ini. Jadi, gua bisa nge-preview dengan mudah gitu ya walaupun ada di kondisi trik sinar matahari lagi cerah-cerahnya. Dan buat HDR-nya sendiri ini gua manfaatin Dolby Vision buat nonton Netflix pas kemarin lagi di bus ya. Jadi walaupun layarnya enggak segede monitor pastinya, tapi gua dapat visual yang lebih cinematic gitu, kontrasnya lebih dapat. Ya, pokoknya mantap dah kalau nonton. Kemarin tuh nonton apa ya? Frankenstein. Nah, bahas soal performance gua enggak bahas teknis ya, tapi gua lebih ke experience yang gua alamin saat ke lokasi ini ya. Jadi gua itu e pakai maps aplikasinya namanya yang gua bikin jadi floating window. Jadi, gua fleksibel bisa gua ke mana-manain dan gua buka sosial media sambil scrolling. Jadi, dua aplikasi sekaligus gua buka itu tetap lancar. Gua enggak menemukan ada kayak apa ya, kayak lag atau startering itu. Gua belum nemuin itu dan responsif juga. Jadi, kalau misalkan gua mau balik ke map itu cepat kayak swipe kiri, swipe kanan itu cepat atau gua gonta-ganti apa aplikasi itu juga semuanya lancar gitu. Jadi, ya soal performance gua enggak ada masalah sama sekali sih. Padahal tadi udah dibawa ke outdoor ya. Jadi, HP-nya lumayan sedikit hanget gitu, tapi dia gak ada penurunan performa yang begitu ekstrem gitu. Tapi ya mungkin itu tergantung sama kondisi cuacanya ya. Karena di sini lagi adem-ademnya di 20-an derajat. Kalau misalkan di Indonesia mungkin dia akan lebih panas dan mungkin berpengaruh ke performanya. Tapi yang gua alamin di sini, yang gua experience itu gua enggak menemukan eh penurunan performa sama sekali. Nah, karena tadi kita udah pakai untuk foto-foto, video-video, terus udah kita pakai untuk jadi apa? Navigasi juga, sosial media dan segala macam, multitasking. Gua bisa bilang HP ini tuh awet baterainya. Jadi dari tadi pagi jam berapa sih kita mulainya? Sekitar jam 08.00, jam 07. jam 08.00 ya. Dan ini sekarang jam 27. Sisa baterainya itu ada di 36%. Gua dapat screen on time-nya untuk hari ini itu ada di 4 jam 46 menit dengan sisa baterai yang tadi ya. Dan sebelum-sebelumnya itu gua dapat screen on time di 8 jam, screen on time di 7 jam sampai baterainya itu benar-benar low gitu ya di 10% atau 20%. Jadi bisa dibilang kalau misalkan kita lagi jalan-jalan, kita keluar lupa bawa power bank, menurut gua masih bisa tahan si HP-nya sampai malam gitu ya. Tapi ya enggak ada salahnya juga kalau kalian bawa power bank. Dan untuk ngecasnya sendiri sebenarnya ini kita bisa ngecas superuper kencang 80 watt kalau pakai kabel, 50 watt kalau misalkan pakai wireless charging-nya Oppo. Oke, jadi selama ditemenin pakai Oppo Find X9 Pro, gua bisa bilang ini HP apa ya? Enjoyable, menyenangkan untuk kita motrat-motret. Apa yang kita lihat nih ya, misalkan di depan ada yang bagus itu bisa ke-deliver di si HP-nya. terutama telefotonya yang dia pakai di optical 3 kali atau 70 mm itu pas banget switch spot untuk ngejepret sana sini gitu menurut gua pribadi ya. Dan untuk main kameranya, ultra white-nya, selfie-nya mereka juga bisa apa hasilin kualitas foto yang bagus sama-sama 50 megapel dan telefotonya tadi sori itu di 200 megapel. Again, kita bisa dapetin hasil yang bagus untuk kita jeprat-jepret sana sini dan ada teleconverternya juga yang mana itu kasih apa ya fleksibilitas lebih. Kalau misalkan kalian suka street fotography atau ya lebih ke stet fotografi sih menurut gua itu dapat di focaleng 230 mm atau 10 kali optical zoom. Jadi kita dapat e shot zoom yang natural gitu ya untuk jarak jauh di 10 kali dan bokehnya juga menurut gua oke untuk sebuah hasil e foto dari smartphone dan tadi juga kita udah explore soal layar dan performance yang bisa ngedukung saat ee gua tuh lagi traveling atau gua lagi butuh sesuatu dengan cepat gitu ya. dia bisa satset. Layarnya juga tadi pas lagi di apa? Trik sinar matahari bisa ngedukung enggak gelap-gelap amat gitu. Gua bisa ngelihat si shot preview fotonya dengan baik. Tapi tentu dengan semua fitur-fitur dan hardware yang kita dapetin dari Fine X9 Pro itu harus ada harga yang dibayar dan harganya ini memang cukup tinggi gitu ya di Rp1 jutaan. Jadi ya itu mungkin bisa jadi salah satu konsiderasi yang harus kalian pertimbangkan gitu ya. Atau mungkin biasanya beberapa ada yang nunggu dulu beberapa bulan sampai akhirnya dia harganya turun atau beli second, ya pintar-pintarnya kalian aja untuk dapetin si Find X9 ini. Tapi yang pasti ini HP menurut gua sangat-sangat menarik ya. Apalagi buat gua yang pakai mixed device. Maksudnya gua ada Mac juga, ada Android juga, ada Windows juga. Itu semuanya bisa terhubung tersambung di sini e lewat si O Plus Connect-nya itu. Tapi gimana menurut kalian soal Oppo Find X9 Pro ataupun X9 reguler? Kalian bisa tulisin aja pendapatnya di kolom komentar. Dan kalau misalkan kalian pengen request konten lain, misalkan versus atau ya apapun itu untuk pengetesan si HP-nya boleh banget buat berkabar aja dan kita emm lanjutin di kolom komentar aja ya biar dua arah. Gua udah capek deh tadi. Kita ketemu lagi di video selanjutnya. Thank you guys. Cela. Aku tersesat, Guys. Ada naga lagi.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Oppo Find X9 Pro

OPPO Find X9 Pro adalah smartphone flagship yang dipasarkan secara resmi di Indonesia dengan kode model CPH2791. Perangkat ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi, kamera canggih, layar berkualitas, dan daya tahan fisik yang kuat dalam satu perangkat. Seluruh informasi dalam artikel ini hanya mengacu pada unit retail Indonesia.Untuk...

Oppo Find X9

OPPO Find X9 merupakan smartphone flagship yang dipasarkan secara resmi di Indonesia dengan kode model CPH2797. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan kombinasi performa tinggi, sistem kamera canggih, daya tahan fisik yang kuat, serta pengalaman penggunaan yang stabil untuk aktivitas harian. OPPO memposisikan Find X9 sebagai perangkat premium yang fokus pada...

Oppo

Oppo menghadirkan smartphone, tablet, earbuds, dan perangkat pintar dengan teknologi inovatif dan desain modern untuk hidup lebih mudah. Oppo dikenal dengan kamera canggih, fast charging cepat, dan performa andal untuk produktivitas serta hiburan digital.