Pegang Langsung Samsung Galaxy S25 Edge |Kesan Pertama HP Samsung yang TIPIS Banget! (YouTube Video)
Halo, apa kabar semuanya? Balik lagi Project Review dan ini dia Samsung Galaxy S25 H. Akhirnya setelah sekian lama Samsung kembali menggunakan nama age buat lini produk mereka ya. Cuma yang kali ini sedikit berbeda soalnya biasanya kalau kita dengar kata age dari Samsung itu smartphone-nya ada layar curve ya. Ada Note 8, S6H, X7, S7H. Yang ini S25H tapi dia flat ya, tidak ada lengkungan-lengkungan. Layarnya flat, back covernya flat ya. Paling di sudut-sudutnya doang tapi sisanya rata semua. Smartphone ini spesial Samsung yang tipis banget di kelasnya. Kalau ingat Samsung sempat nge-teaser ya pertama kali muncul ini di unpack Januari kemarin di akhir acara habis mereka ngeluncurin Galaxy S25 Series tiba-tiba ada S25H. Waktu itu engak bisa pegang sama sekali ya, cuma bisa lihat itu pun rame banget. Sekarang akhirnya bisa pegang langsung nih smartphone-nya yang emang ternyata tipis banget. Pas megang emang berasa langsung kayak premium, mewah, elegan, mahal, semua jadi satu. Dalam si Galaxy S25. Smartphone ini tipisnya tuh cuma 5,8 mm ya. 5,8 mm aja. Ini tuh cuma berbeda sedikit dengan Galaxy ZF 6 dalam kondisi terbuka ya. Nih bedanya tuh ya bisa langsung lihat cuma segini kalau dibandingkan sama Galaxy Z Fold 6 dalam kondisi terbuka. Tapi kalau misalnya kita coba compare dengan yang lebih tebal, Galaxy S5 Ultra, waduh ini tuh kayak beda banget tebalnya. Ini kayak ini kayak berasa tebal banget. Yang ini tuh kayak jadi emang tipis banget ya. Keren banget lah pokoknya. Untuk pilihan warna dia ada tiga varian. ada yang silver, ada yang black, ada yang blue. Jadi tinggal dipilih aja sesuai preferensi sukanya gimana. Tapi untuk hero color kalau dari Samsung itu adalah yang warna silver seperti ini. Untuk design covernya dia cukup minimalis dengan dua kamera di bagian belakang seperti ini. Tipis-tipis begini, build quality tetap diklaim Samsung bakal mantap. Soalnya bahan frame-nya sudah menggunakan titanium. Untuk backover serta layar dilapisi dengan Corning Gorella Glass Seramic 2 dan Gorilla Glass Victus 2 untuk perlindungan yang lebih maksimal. IP rating tentu enggak ketinggalan tetap dengan IP68 ya, jadi tetap tahan air. Di luar soal tipis-tipisnya kalau kita ngomongin soal specs di Galaxy S25H, saya bisa bilang bahwa smartphone ini tuh berasa kayak Galaxy S25 Ultra, namun dengan beberapa penyesuaian. Layar dia udah pakai Dynamic AMOLED 2X 120 Hz. Terus untuk chipset pakainya Snapdragon 8 Elite ya udah enggak perlu diraguin lagi. Itu chipset yang kencang. RAM sama storage-nya gede udah hingga 512 gig. Kalau kita ngomongin soal performa, saya sebenarnya enggak ragu sama smartphone ini. Saya yakin pasti kencang ya untuk ngapain aja. Cuman yang lebih menarik perhatian saya untuk nanti ditesting adalah performa coolingnya ya, pendinginnya. Ini smartphone tipis, chipset sekencang itu ya. Gimana Samsung ngakalin untuk lebih mendinginkan sistemnya apalagi untuk pemakaian yang lebih intensif. Itu bakal saya cobain nanti kalau sempat nge-review barangnya. Habis itu yang saya penasaran juga sama smartphone ini adalah udah tahulah ya baterainya gitu. Jadi emang ini kan smartphone dibikin tipis tapi Samsung masih belum menggunakan silikon carbon. Jadi kapasitasnya emang belum gede-gede amat. Samsung bilang sih cukup ya karena mereka sudah melakukan berbagai macam optimize ya dari sistemnya. Tapi tetap saya penasaran seberapa ngefek optimize itu pada pemakaian sehari-hari. Entah yang semiintensif dan juga intensif. Tetap nanti saya bakal bahas kalau udah nge-review barang ya. Semoga nanti bisa cepat ng-review. Habis itu kalau kita ngomongin buat software ini juga salah satu highlight ya setiap produk Samsung ya. Kalau One UI terbaru sudah pasti ya ini komplit dengan now bar, now brief dan segala macam sudah tersedia di sini. Untuk Galaxy AI juga tidak diskip. Ini udah full version seperti yang bisa kita dapetin di Galaxy S25 series lainnya. Jadi kayak object Eraser, audio eraser, auto trim itu semua udah bisa dipakai di Samsung Galaxy S25H ya. Menu-menunya dari AI bisa langsung lihat seperti sekarang. Satu lagi kita ngomongin tentang kamera ini juga menarik sekali karena tipis-tipis begini Samsung ternyata bisa memasangkan resolusi yang besar di lensa utama yaitu 200 megap dan ditemani dengan lensa ultrawide 12 megapel. Ini menarik karena ya itu dia resolusi besar di smartphone yang tipis. Ini artinya Samsung bisa gitu masangin resolusi tinggi ya, resolusi yang gede di smartphone yang tipis. Apakah fold berikutnya bakal dapat resolusi yang lebih gede? Harusnya bisa dong. Ini aja bisa, masa volt enggak bisa gitu kan. Untuk menu kamera kita bisa lihat ini udah style One i7 sekali ya. Bisa dilihat sini untuk perkaman juga sudah sampai resolusi 8K, sudah tersedia untuk HDR dan juga perekaman dalam model lock. Untuk sedikit sampel ya ini dia dari pengambilan foto menggunakan Samsung Galaxy S25. Untuk kesan pertama, kalau menurut saya S25H ini adalah sebuah smartphone yang menawarkan desain premium, mewah, futuristik dalam genggaman. Emang desainnya tuh keren banget ya. Pas dipegang itu berasa wow, tipis banget gitu ya. Enak banget. Mungkin kalau saya bilang tadi selisihnya enggak beda jauh dengan ZF 6 ya. Emang enggak beda jauh, cuma kalau ZF 6 kan mungkin smartphone lebih gede kotak gitu. Tapi di sini karena dia dalam genggaman yang lebih kecil, jadi berasa lebih apa ya? lebih pas di tangan. Apalagi di sini Samsung membuat frame-nya kotak tidak curve. Ini menurut saya bikin gripnya jadi lebih mantap. Sebelum menutup pasti juga pada penasaran gimana, Bang, tentang harganya si Samsung Galaxy S25H? Ya, jadi ada dua varian yang ditawarkan sama Samsung Indonesia, yaitu versi 256 gig dan 512 gig. Untuk yang 256 itu enggak nyampai Rp2 juta, sedangkan yang 512 harganya di atas Rp20 juta. Lewat sedikit ya, detailnya bisa langsung dilihat di layar sekarang. Nah, yang menarik adalah promo dari Samsung. Jadi, ada cashback, trade in ya segala macam. Dan tentunya promo andalan mereka yaitu double up storage. Ini menarik banget menurut saya soalnya ya smartphone kan cuma menawarkan dua opsi memori ya. Dengan ada double up storage, artinya harga dari versi 512 gig itu sementara bisa kita lupakan. Karena dengan membayar yang 256 otomatis bakal dapat yang 512 gig. Ya, ini menurut saya satu value yang menarik sekali. Apalagi ditambah dengan promo Trade inin, reservation, cashback, ya. Ini bisa lebih menarik lagi value-nya. Kalau menurut kalian gimana untuk Galaxy S25? Smartphone tipis begini ya, oke enggak sih menurut kalian? Keren enggak sih? Apa kalian lebih pengin smartphone yang ya tebal normal-normal aja tapi dengan baterai yang lebih besar seperti yang ada di Galaxy S25 Ultra? Kalau menurut saya mungkin ya diferensiasi produk aja sih kalau dari Samsung. Tapi saya coba pengin dengar pendapat kalian soal perangkat ini oke atau enggak, tertarik atau enggak, tulis aja pada kolom komentar di bawah. Untuk sekarang kayak segitu aja dulu. Makasih banyak nonton sampai habis. Boleh di-like, boleh di-share, boleh dislike. Apapun itu tera pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa, have a nice day. [Musik]
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















