Satu Minggu Bersama Samsung Galaxy S25 EDGE (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu wasalamu ala rasulillah. Ini dia Samsung Galaxy S25H si gemilang walaupun ada limitasi. Bareng Nabot Tech Review dan Samsung Galaxy S25H ini udah gua pakai selama kurang lebih 1 mingguan lebih sedikit. Makanya gua pengin bikin videonya ceritalah experience awal-awal menggunakan device yang satu ini. Pasti banyak yang penasaran dengan masalah baterai ya kan? Karena emang limitasinya berasa ya secara bentuk body ya lumayan tipis ya kan 5,8 mili. Terus juga bobotnya ringan 163 gr kalau enggak salah gitu ya. Tapi baterainya itu belum menggunakan teknologi terbaru silikon karbon. Masih menggunakan teknologi lama yaitu lithium. Jadi mau enggak mau dia ini masih bermain dengan kisaran daya baterai 3.900 mAh aja. Di eranya Samsung dengan 3.900 mAh itu biasanya screen on time-nya enggak lama-lama banget. Tapi berdasarkan penggunaan saya selama 10 hari terakhir, konsisten dia ini bisa bertahan 1 hari lebih. Beberapa data yang bisa saya share saat ini nih. Hari pertama pakai Samsung Galaxy S25 dari 100%. Dia ini bisa mendapatkan total screen on time ada di angka 5 jam lebih dengan total standby time-nya di angka 23 jam. Itu penggunaannya campurlah 95%-nya WiFi, 5%-nya itu GSM. Kalau saya lebih banyak menggunakan koneksi GSM-nya ada di area 60% dengan 40%-nya Wii, saya ini bisa mendapatkan screen on time 4 jam saja dengan total standby time-nya ada di angka 1 hari lebih. Tapi di saat saya coba untuk lebih banyak bermain dengan Wii aja, ini ada di angka 99% Wii, hanya 1% aja GSM, ternyata dia bisa mendapatkan total screen on time sampai dengan 7 jam dan total standby time-nya ada di angka 1 hari lebih 3 jam. Jadi, ya bisa dibilang sebenarnya handphone Samsung Galaxy S25H ini adalah handphone yang bisa digunakan selama 1 hari tergantung koneksi tentunya dan juga tergantung penggunaannya lebih banyak di mana ya. Nah, lepas dari masalah baterai, pertanyaan berikutnya adalah Samsung Galaxy S25H ini performanya sekencang apa? Oke, menurut saya pribadi sebenarnya Samsung Galaxy S25H itu tidak perlu sekencang yang ada sekarang ya. E mengingat ini adalah satu buah handphone yang jatuhnya fashion statement. Kalau yang beli handphone ini sih harusnya bukan gamer dan juga bukan content creator yang banyak bikin video, edit-edit video berat. Cuman ya udah kita coba jajal-jajal aja. Kita mulai dari yang paling simpel deh, masalah benchmarking-nya dulu aja. Samsung Galaxy S25H dengan kondisi suhu ruangan yang cukup dingin ada di area 22 derajat ternyata bisa mendapatkan skorutu ada di angka Rp1.812.000-an. Geekbench-nya untuk single core-nya di 2700-an dengan multiore score 9.200-an. Open CL 19.359 vulcannya R5.000-an. Saya aku ini bukan yang paling tinggi pun begitu kita coba melihat dari 3D Mark-nya, dia ini memiliki tingkat stabilitas 63,1%. Bukan satu buah angka yang aneh mengingat memang Samsung Galaxy S25H ini bukan untuk heavy user yang doyan gaming, editing, dan segala macamnya. Cuman ya udah lagi-lagi kita coba bejek aja untuk melihat performanya seperti apa. Dari sisi gamingnya, Samsung Galaxy S25H untuk bermain Call of Duty Mobile dia bisa mendapatkan FPS mentok di angka 120. Tapi memang along the game kita bisa melihat ya secara performanya ada kalanya dia tiba-tiba agak sedikit turun. Tidak turun jauh tapi memang frame-nya ini tidak sesabil kalau kita menggunakan Samsung Galaxy S25 Ultra. Begitu kita coba cek untuk bermain MLBB, ternyata dia mentoknya itu di 90 fps. Entah kenapa 120 FPS-nya belum terbuka. Setidaknya selama saya uji coba 1 minggu terakhir ini. Dan lagi-lagi untuk FPS-nya tentu bukan yang paling smooth mantang di 90. Ada kalanya sesekali dia ini turun. Satu hal yang menarik adalah di saat saya coba main game 15 menit CODM dan juga 15 menit MbBB langsung nih secara simultan body di bagian belakangnya ini tidak panas. hangat, iya, dan terasa ada suhu naik, tapi bukan yang panasnya mengganggu. Nah, untuk Anda yang emang e doyan bikin konten dan mungkin kepikiran gitu ya, oh saya ini pengin memberikan fashion statement tapi juga pengin ada content creation-nya. Kita mulai dari editing video dulu deh. I'm happy to say di saat saya coba membuka file-file CapCut yang bisa saya gunakan gitu ya menjadi benchmark, file dari DSLR ini berjalan dengan aman baik untuk playback ataupun juga swiping. Dan file dari handphone 4K 10 bit 422 lock yang saya warnain ini juga berjalan dengan aman baik itu swiping ataupun juga playback. Dan untuk render time-nya, file 10 bit 422 selama 1 menit dieksport ke 1080 itu hanya memerlukan waktu 22 detik aja. Jadi clear untuk Anda yang ingin menggunakan handphone ini untuk editing itu masih bisa main game sesekali casual gamer lagi iseng-iseng aja okelah boleh enggak masalah. Dan untuk sehari-hari sebenarnya handphone ini udah aman banget ya terutama dari bagian bermain-main sosial media ataupun juga hanya messaging aja. Catatan utamanya sebenarnya untuk penggunaan harian dari handphone ini Samsung Galaxy S25H itu hadir di bagian handling. Karena handphone ini jatuhnya ringan dan juga tipis, grip di handphone ini tuh jadi terasa agak kurang. Apalagi secara finishing emang handphone ini juga ada licin-licinnya. Ada cara penanggulangannya. Yang pertama tentu pakai case. Tapi berhubung saya enggak pakai case bahkan sampai saat ini, jadi saya putuskan untuk lebih mengoptimalkan menggunakan one hand mode. Saya rubah navigasinya dari three buttons ke bagian gesture. Dan enggak lupa untuk mode one hand mode-nya saya aktifkan supaya untuk navigasi itu jadi lebih mudah ya di Samsung Galaxy S25H dan tidak perlu manuver pindah-pindah tangan terlalu jauh. Terutama untuk modelannya saya yang lebih suka menggunakan handphone dengan satu tangan dibandingkan dengan dua tangan. Dari sisi layar tentu kalau ini adalah Samsung Galaxy S25 series. Jadi udah menggunakan teknologi yang ya udah tinggi gitu ya. Dynamic AMOLED 2X. Pewarnaannya oke. Saya lebih suka menggunakan warna natural dan masalah suara. Nah, ini dia. Tadinya saya kira suaranya akan kayak cempreng atau gimana, tapi enggak loh. Ternyata Samsung Galaxy S25H ini termasuk satu buah handphone dengan speaker yang berkualitas. Bassnya agak nendang, mid dan juga trbleelnya ini bisa dibilang masih cukup clear. dan juga loud ya. Jadi kelasnya memang ya ini flagship series. Nah, salah satu hal yang menarik sebenarnya ya dari Samsung Galaxy S20H ini terletak juga di bagian kameranya. Dia ini menggunakan 12 megapel untuk ultra wide angle-nya, 12 megapel untuk kamera depannya, dan 200 megap untuk main kameranya. Jadi, main kamera handphone ini pada dasarnya adalah main kamera dari Samsung Galaxy S25 Ultra. Secara general kalau kita ngelihat hasil-hasil fotonya Samsung Galaxy 25 tentu ya karena kelasannya flagship dengan kameranya juga Samsung Galaxy S25 Ultra jadi ya sudah tajam ada mig range-nya terlihatnya luas dan juga tentu dengan OneU i7 dengan teknik pengambilan yang proper ya hasilnya bisa lebih optimal dan juga untuk perekaman videonya Samsung Galaxy S25 ini sudah optimal. Kalau misalnya emang pengin bikin konten ya tentu udah bisa lebih pol-polan juga. Banyak yang merasa tidak hadirnya tele di Samsung Galaxy S25H ini akan jadi mengganggu. Cuman berdasarkan beberapa kali saya coba bawa ke event Samsung Galaxy S25H ini masih oke dipakai up to 10 zoom sekalipun. Walaupun memang kalau kita zoom hasil fotonya 10-t efek cat airnya. Cuman kalau untuk penggunaan sosial media aja jatuhnya dia masih aman ya. Nah, pertanyaan tentu adalah Samsung Galaxy S25 ini untuk siapa? Ya, udah jelas sebenarnya untuk Anda yang ingin memberikan satu buah fashion statement. Kalau Anda bisa menggunakan handphone yang jatuhnya itu unik, banyak diremehin orang, but you can survive with it. Ya, for you, the outcast, this one is for you. Tapi pun juga kalau Anda bukan seorang outcast ya enggak apa-apa juga pengin tampil beda, handphone ini udah ready untuk dimiliki. Jadi, ya itu dia don't judge the book by its cover. Karena ternyata dari ketipisannya dan juga segala limitasinya, handphone ini masih bisa punya performa yang gemilang. Any kom tulis kolom komentar di video berikutnya gua sekarang diriamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















