Jungkat

10 Smartphone Kencang, Rekomendasi di Harga Rp 7 - 10 Juta (YouTube Video)

  • 30/07/2026

Coba lagi di smartphone pertengahan tahun 2026 ini rentang harga R sampai Rp10 juta. Tiap kali ada rekomendasi selalu ada yang nanya laptop apa tuh Bang Eni pakai. Nah, ini gua kasih tahu ya. Ini adalah laptop bisnis. Iya, laptop kelas bisnis terbaru dari Dell yang dijual resmi oleh Agress.id di Indonesia. Ya, prosesor udah modern pakai AMB Ryzen 5220. Ini arsitekturnya Zen4 jadi jelas kencang. Dia punya total 6 core 12 thread yang terdiri dari 2 Zen 4 Corse dan 4 Zen 4C Course. Jadi udah punya core khusus buat efisiensi daya. Kalau mau dipakai buat multitasking udah aman banget. Contohnya seperti ini. Saya pakai dan buka beberapa browser diab enggak ada masalah, kencang-kencang aja. Integrisnya pakai AMD Radeon 740M. Ini udah oke banget dipakai buat main game yang casual-casual udah oke nih. RAM 8 GB DDR5 single channel masih bisa di-upgrade kok ya. Slotnya ada dan saran kami adalah upgrade langsung ke 16 gig lah paling enggak ya. Nah, biar makin kencang kalau mau dipakai buat editing video atau content creation. Nah, untuk harganya yang satu ini kalau dengan Windows dia ada di Rp9.999.000. Tapi kalau misalnya enggak butuh Windows atau sudah punya lisensi Windows atau mungkin mau pakai OS lain Linux mungkin. Nah, ada varian yang lebih murah yang tanpa OS di Rp8.999.000. Nah, ini semua sudah termasuk garansi resmi Dell Indonesia selama 1 tahun plus onside service di mana kalau laptopnya bermasalah, teknisi resmi Dell itu bisa dihubungi dan langsung datang ke rumah atau ke tempat kita bermasalah gitu ya untuk ngecek dan servis laptop Dell kita ini. Nah, buat yang tertarik sama laptop Dell Pro 14 Essensial ini bisa aja langsung cek ke official store online atau langsung ke offline store-nya agress.id. Nah, khusus untuk pembelian di offline store dari agress.id ini bakal ada bonus-bonus menarik. Selain garansi resmi Dell Indonesia, juga ada proteksi gratis dari Agrescare selama 1 tahun. Proteksi Agricescare ini melindungi laptop dari berbagai kerusakan yang diakibatkan oleh kelalaian kita sebagai penggunanya. Contohnya proteksi terhadap tumpahan cairan, proteksi dari kerusakan karena bencana alam, proteksi terhadap kerusakan karena enggak sengaja jatuh misalnya, bahkan ada proteksi dari kecurian laptop ya. Jadi kalau laptopnya hilang karena dicuri, dia udah di-cover oleh Agress Care. Pakainya jadi beneran worry free kan ya. Udah enggak kepiran lagi laptopnya rusak atau bahkan dicolong gitu ya. Nah, selain proteksi tadi juga ada tambahan gratis lagi ya, tambahan gratis service dari Agress selama 2 tahun. Tapi ini setelah masa garansi utama habis. Iya. Jadi kayak extension nambah lagi 2 tahun proteksinya. Jadi dobble-dobble di sini ya. Dari Dell ada dari Agres juga ada. Bonus berikutnya kalau beli di offline store dapat TWS gratis, ada voucher belanja dan ada pouch selama masa promo back to campus. Nah, laptop ini bisa dibeli di lebih dari 200 offline store resmi Agress.id di seluruh Indonesia atau bisa juga melalui website agress.id ID dengan cicilan 0% hingga 12 bulan dan ada diskon Rp35% up to Rp1 juta dan ada garansi 5 hari tukar unit baru. Kalau unit yang diterima kemungkinan bermasalah. Oke, ini rentang harga pre apa nih? Pre flagship. Dulu ini adalah flagship budget sebetulnya cuma flagship budget gitu ya. Sekarang sudah mulai banyak perubahan nih. Sudah banyak perubahan ya. Oke, mari kita mulai. Tapi sebelum mulai disclaimer dulu. [musik] Oke, GR 7 sampai Rp10 juta kayaknya tahun ini berubah jadi midrange ya. Sound [tertawa] dulu ini adalah rananya flagship budget. Iya. [berdehem] I ya. Misalnya ee kalau sebuah brand punya flagship data R juta, 7 sampai 10 ini dia bikin versi yang paling bawahnya paling-paling terjangkau biasanya tuh start dari 9,9 dulu nih atau ada yang 10,5 terus ee lengser 1 2 bulan turun tuh kepleset jadi 9,9 terus nanti ada yang ngelawan nih di del gitu. Nah biasanya 7 sampai 10 tuh itu isinya. Iya. Terus nanti yang dari bawah ada yang berusaha untuk jadi e flagship killer, tapi gagal jadinya flagship killer killer. Flexip killer [tertawa] nongol tuh yang paling atasnya R jutaan tuh. Terus dia ngghajar tuh semua yang 8 9 10. Nah gitu kan. Flexip killer-killernya udah naik ke di atas 10, Pak. [tertawa] Fagship killer-killernya naik ke atas flagship killer killernya tiba-tiba jadi flagship W. Jadi kalau kalian lihat-lihat list e di video kali ini, sebetulnya standar itu membingungkan gitu mau diset seperti apa karena ada yang begini banget, ada yang begitu banget. Nanti kita lihat deh contohnya. Tapi paling enggak kita nge-set ekspektasinya gini dulu deh untuk prosesor ya. Heeh. Kita tuh tadinya ngareap tahun-tahun sebelum itu Snapdragon 8 series. Iya dong. Di Man Cityan 8.000 lah paling kecil lah sekarang ya 8.000 jadi dapat sih. Dulu-dulu tuh R9.000 yaudah udah sempat sudah sempat sudah sempat tiba-tiba sekarang Snapdon 7 series. [tertawa] Ya udahlah, ya udahlah enggak apa-apa, enggak apa-apa kita lihat kelengkapannya dapatnya itu kok sekarang mau gimana gitu. Terus RAM enggak gitu berubah sih. RAM masih 8 GB minimal storage minimal 256 lebih tinggi lebih bagus. Nah, untuk kamera Biasanya biasanya tuh tahun lalu easy triple kamera sih. [berdehem] Easy, easy triple kamera ultra wide main Cap Te. Sekarang ada yang dual kamera doang ya. Masih ada sih triple kamera cuman itu Snapdragon 7 ya gitulah kan lu mesti milih kan jadinya kan. Jadi milih udah triple kamera ultrawide 8 me lagi. Walah, welcome to 2026 lah. Iya, betul. [mendengus] Untuk pram video kita ee minimal 4K. Sensor-sensor enggak boleh ada yang dipangkas. NFC harus ada ekspektasi untuk layar udah olet dengan refresh rate paling enggak 120 Hz. Oke, tapi sebelum mulai, gua mau bilang dulu ya. Buat kalian yang berharap pada Samsung A57 di sini tidak ada. Iya. [tertawa] Enggak ada Samsung Ali7 di sini. Kenapa? Karena Samsung A57 adanya di bawah Rp7 juta. Eh, kemarin siapa sih yang pada ngomong-ngomong katanya Samsung A57 tuh mahal? Udah dibilangin Samsung tuh punya kebiasaan ngeluarin harga yang gede dulu aja gitu kan. Nanti lu tungguin diskonnya. Jadi jangan dijulitin. Kalau Samsung keluar di 8 ia berharap dia di 7 atau 6,5. Kalau Samsung keluar di 6 atau 5 H berharap dia di 4 nantinya gitu loh. Tinggal nunggu bentar doang, jangan dijulitin dulu. Nah, kan sekarang harga di bawah tuh bungkem semuanya. He. Padahal SRP-nya waktu itu pas rilis di atas 7 ya. Atas 7,9 kalau enggak salah. Harusnya rentang harga ini harusnya di sini tapi dia menghilang. Oke. Di di resminya iya di official store kalian mungkin masih bisa nemuin 12256 di 7 sampai Rp juta. Iya. Tapi kenyataannya di luar official store harganya di bawah R juta. [tertawa] Jadi kita enggak masukin di sini ya. Itu alasannya kenapa tidak ada A57. Next. Ada apa kita nih? Kita mulai dari Motorola H60 Pro. Masih ada ini ya? Masih ada. Ini kemarin masuk. Masa kemarin masuk ya? masuk di 5 sampai 7. Iya, soalnya ini termasuk tergantung voucher. Tergantung voucher. [tertawa] Kalau kemarin itu 6,8 6,9 cuman begitu kita lihat di pasaran naik sedikit ke 7,1 jutaan untuk 12256 karena 7,1 jadi masih oke banget. Iya, masih oke banget. Terus yang bisa dilihat kelebihannya adalah SOC-nya di City 8350 udah oke, udah kencang. Pakai UFS4 udah kencang udah piolet ya. Ya udah, ini layar fleksibel sebetulnya kan. Layar dan dia pakai layar curve memang. Heeh. Terus baterainya gede 6000 ming wat dan kameranya lengkap nih 7,1 loh ultrawide-nya bukan ultrawide 8 MP bukan. Bukan, bukan, bukan. Ini yang 50 ultraw-nya 50 untuk fokus. 50. Iya, untuk fokus masih dikasih tele. Tele ya 10 ya. Okelah tele 10 enggak apa-ap lah. [menghela napas] As ya. Okelah. Volt 8. Eh, Vol 8 Ultra juga telnya 10 megapel. [tertawa] Eh, 12 ya. Loh, L l eh 10. Benar 10 gua. S26 Ultra juga masih 10 kan. Tiga tiga kalinya. Iya, betul. Iya, betul. Jadi ini pakai 10 kali enggak apa-apa dong. Kalau 20 30 juta aja bisa segitu, R juta segitu. Kamera selfie-nya aja 50 tuh. Selfie 50. Ada ip rating lengkap. Ini auto fokus nanti gua lupa pakai selfie. Selfie-nya gua lupa auto fokus atau enggak. Lihat aja deh di itu deh ada review-nya kok. Kita udah ada. Udah ada enggak? Kita enggak bisa hafal semuanya. [tertawa] NFC jelas ada ya. IP rating masih IP 6869 ya kan. Eh yang masti diperhatikan apa? Software kameranya sih sebetulnya ini penyakitnya motor in general ya. Software kamera ya. In general. Software kamera. Jadi dia bukannya jelek secara keseluruhan. Maksudnya hasil fotonya bisa bagus, hasil video bisa bagus. Cuman ada detail-detail kecil yang aduh kok begini. Kalian cek di review-nya deh, Iya iya. Iya. Terus mungkin ini yang lumayan PR pas pertama kali beli smartphone ini dia enggak dikasih skin protektor bawaan. Untuk layar curve ini PR. Untuk layar curve ini PR mungkin kan Bang kenapa enggak terpati aja? Itu dia masalahnya. [tertawa] Itu masalahnya lu cari terpartinya deh. Mohon maaf Bapak Ibu, dia baru mulai di Indonesia itu baru mulai lagi. Jadi belum segitu banyaknya third parttinya. Kayak toko-toko gadget di Indonesia tuh mau di e-commerce atau offline jarang ada yang ngelirik ini untuk import aksesorisnya gitu loh. Belum belum belum. Menurut gua nih bentar lagi bakal bikin ini deh, bakal jadi dominan. Lumayan dominan ya kan? Soalnya gua suka ya sama. [tertawa] Terus apa lagi nih? Ee untuk bodinya ini kan karena tipis tapi performance-nya lumayan kencang. Kalau diajak gaming berat emang bisa agak anget. Cuman yang gua suka thotlingnya bagus di sini bukan yang bikin jadi game apa namanya biasanya kan dia gitu kan sret dia tahan di berapa masih bisa dimainin tapi ditahan di FPS sekian gitu. Thotlengnya bagus. Oke. Terus kelebihannya ya body lah tipis warna menarik pastilah. Buat gua sih enggak ada enggak ada motor yang warnanya tidak menarik. Bagus-bagus warnanya. Performa udah oke. RAM berapa tadi? G 12 ya kan. Ee daya tahan baterai bagus. Motorola ini membuka mata gua kalau tidak semua di City 8.300 itu boros. [tertawa] Tergantung tuningnya gimana. Tergantung tuningata ya. Bisa loh Motorola. Terus ini masih ada update versi Android-nya masih tiga kali. Ini kan barang tahun lalu seingat gue ya. Jadi masih ada dua kali lagil lah. Okelah masih oke. Untuk harga ke sini ya. Yes. Dan ini yang paling penting nih. OS-nya bersih. Iya. Dan dan fiturnya juga oke. OS bersih tapi fitur fitur bagus ya. Terus habis rating tadi tinggi ya. Jadi ini solid banget untuk mengawali di tujuh koma kecil. Semoga enggak naik terus komanya. Jangan dong. [tertawa] Jangan sampai kejadian seperti yang berikutnya. Ini adalah Poco X8 Pro Max. Harusnya enggak ada di sini nih benda. Harusnya di bawah tujuh ya. Harusnya 5 sampai 7 ini. Cuma saat video ini dibuat saat pas kita research di akhir J eh akhir Juli ya. Benar akhir Juli ini harganya naik, Guys. Nah, ini ketahuan kan belangnya. Iya. 12256 di 7,4 jutaan, 1251 di R,9 jutaan. tetap menarik sih. Tetap menarik kalau kalian bisa dapat voucher yang bisa bikin dia di bawah tujuh lebih bagus lagi. Lebih bagus lagi. Tapi sebetulnya gini enggak pun ini masih oke. Yes. Terlepas dari iklannya tapi ya sudahlah ini masih ekspektasi kita tahun lalu sebetulnya di match-nya 9.500. Iya masih kcung loh si sebetulnya still 9.000-an ya anggaplah 9.400 literally sama. Iya literally sama sih sebetulnya [tertawa] storage di FS 4.1 layarnya gede nih 6,83 buat yang suka layar gede-gede ya. AMOLED 120 Hz. Baterai juga gede ya kan 8.000-an mAh. Charging juga 100 watt. Ini kan berasa flagship killer-killer banget ya. I apa pemu membunuh flagship killernya ini sebetulnya gitu ya. Kamera utama 50 megapel, ultrawide 8 megapel. Ini enggak ada telenya ya? Enggak ada. Jadi masih bisa kita terim lah kalau kayak gini kan dia bisa ngasih sesuatu yang sulit dilawan juga performance-nya. Jadi ya jadi masih oke ya. Jadi giah. Jadi kalau performance-nya oke, enggak perlu tele. Oke, gua masukin ke review gua berikutnya ya buat yang satu itu. Kalau performance-nya oke, enggak perlu tele. Iya dong. Kalau bisa semuanya sih will be nice. Iya will be nice. Tapi berpatukan pada Poco ya. Kalau performance-nya udah oke berarti enggak ada tele masih bisa diokein. Nah. Oke. Next. Kamera selfie 20 megapel. Nanti ingat ya itu ma di mana ya? Tapi kalau enggak salah dia punya yang ada telenya dah. F8 Pro kalau salah. Ada. Ada. Gak ada. Tapi F ya kan hal perlu perhatikan ya tadi bahas iklan. Iklan ya dan iklannya dalam bentuk tawaran instal aplikasi. Jadi hati-hati Iya salah pencet keinstal aplikasinya makin canggih sekarang iklannya juga. Iya. Terus ee ini kenapa sih ada apa sama Poco dan Xiaomi yang model ayatnya enggak ada 100% diya sih? Ini masalah software dong sih. Masalah software ini yang dilakukan sama Xiaomi dan Poco adalah yang dilakukan Samsung beberapa tahun yang lalu. Tapi Samsung melakukan itu cuma beberapa bulan doang atau berapa minggu bahkan cuma langsung dikasih update langsung ada update slidernya muncul itu kayak ups maaf maksud gua ada slidernya di bawah gitu. Default-nya enggak mau tinggi-tinggi tapi ada slider kalau mau tinggi gitu. Kalau untuk Xiaomi sampai saat video ini dibuat belum ada update. Untuk itu sebetulnya ada solusi cuman ngoprek sendiri ya buat anak-anak forum doang itu yang tahu. Iya. I yang ya membuktikan bahwa hardware-nya bisa. Ya kan? Oke. Terus di kelas harga segini ya itu kameranya kamera selfie dan ultrawide-nya kan beda jauh sama motor tadi ya. Jauh banget. Jauh banget. Jauh banget ya. Jadi kayak kayak jadi kayak sekarang disuruh pilih lu mau performance performance kanan gitu ya. Iya. Atau lu mau yang kameranya juga. Oke. dibalance gitu ya. Lu pilih de mau yang mana gitu. Betul. Dan emang pusing sih [tertawa] masih harus banyak milih-milih, Guys, di situ. Belum bisa dapat semuanya. Belum bisa. Belum bisa. Belum bisa. Tapi paling enggak ya dia keunggulan yang sangat kuatnya adalah performanya. Magt 9500S itu kencang banget. Terus baterainya ok lah. Baterai terbilang awet di sini. Terus chargingnya kencang dan masih ada offset e opsi storage 512 GB. 1/2 tera. Itu udah kayak emas ya sekarang di bawah R juta ya. Jadi di B 10 tuh masih oke lah. Iya itu oke loh. Seteng tera itu layar. Oke. Update OS empat kali ya. Masih ada ya. ISIM sudah ada di sini. IP rating tiba-tiba isim. Oke next. Kita punya apa dari keluarga yang sama sekarang Xiaomi 15T masih ada ya? Masih ada Xiaomi belum laku nih. Belum habis. Wah [tertawa] tahun lalu kurang menarik terus tahun ini jadi menarik ya. Iya [tertawa] tahun lalu kurang menarik karena yang lain pada ngumpul di harga segini. Terus sekarang tiba-tiba surut berhilangan semua. Entah dia lompat naik ke atas atau sudah habis disikat gitu Terus terlihat eh masih ada Xiaomi 15 jadi bagus ya sekarang ya. Yo 12512 loh BTW. 1251 7 berapa? 7,9. Oke. Ini contoh racikan Xiaomi yang balance. Kalau tadi kan Poco performance banget Iya. Kalau ini SOC-nya 8000 series di Man City. Terus juga storage-nya udah UFS 4. Layarnya AMOLED 120 Hz. Baterainya 5.500. Charging 67 ya. 67. Nah, kameranya lengkap nih. Ultra wide ada, tele ada. Terlepas telnya enggak ada OC. Cuman ya paling enggak kelihatan lah racikannya. Dia fokus di kamera. Selfien-nya 32 MP. NFC ada IP68. Iya ya. Tele belum bisa. Oh yes. Itu itu mesti diperhatikan tadi ya. Udah diberesin di 17T sih. Cuman [berdehem] kalau kalian ngambil 15T itu perlu dipertimbangkan loh. Iya lebih murah soalnya sih. Lebih murah. Yang gua ingat lagi 15 ini bodinya kayak mohon maaf ya enggak berasa enggak berasa berkelas enggak berasa berkelas lu kalau udah nyoba nyobain 15T Pro terus 15T dari jauh sih warnanya mirip 17 apa 15 T Pro T Pro sama T-nya tuh kayak jomplang banget dari segi build quality-nya gitu itu doang sih tapi kan tapi gini ya itu kan yang kalian pegang ya bukan yang dilihat orang lihat orang sih ngelihat enggak kelihatan sih pasti betul gitu lagi juga kalau ujung-ujungnya di casingin ya sama aja sama aja Ya, kelebihan dia di sini dia kameranya punya T. Tele, layarnya storage 1/2 tera. Charging masih cukup kencang, update OS-nya ada isi ada, IP rating IP 68. Ya, ada. Ini mungkin ee bisa jadi pertimbangan kalian karena dia kolaborasi sama Leik yang di sini 15T. Oh iya. Istudnya sudah kolaborasi sama ini pertama kali di T ya. Pertama T seri sori 14T. 14T itu sudah mulai leka 13T yang belum. Sori dari 13T udah 13T udah ya. Udah, udah, udah, udah, udah. Lupa. [tertawa] Seingat gua dari 13-nya udah leka. Cuman emang T yang non pro ini memang untuk budget tadinya. Tadinya itu harusnya di kelas harga 6 sampai 7 ini juga udah naik, Guys. Ke Rp8 juta nih. Rp8 juta kurang naik, ya. Rp100.000 naik. Xiaomi pokok naik ternyata. Apakah yang lain naik? Tentu saja, apalagi yang ini loh. Tadi yang Sams enggak? Oh, ya. Lanjut. [tertawa] Berikutnya ada dari Ik. Ini adalah IQ 15R. Naik juga rekomendasi kemarin masuk 5 sampai 7 ya. Iya. Biasa relevansi video kita hitungannya bulan loh. Sekarang hitungannya hari rese. Gila kita riset minggu ini, minggu depannya udah ganti harganya. Ini adalah IQ 15R. By the way, ini terjadi enggak cuma di handphone doang ya. Di laptop juga kemarin ee begitu videonya tayang tiga barang harganya berubah atau hilang. [tertawa] Jadi mohon maaf sekali ya, IQ 15R ternyata ee naik dan kita masukin lagi dalam rekomendasi karena memang masih oke juga. Masih oke, masih layak. Iya. Jadi 8256-nya dia di berapa? 8,4 jutaan. Padahal tadinya harusnya 6 seteng ke R juta naiknya berasa banget. Terus 12256nya sekarang jadi 9,4 jutaan. Dia punya 51 gig cuman itu udah tembus di atas R juta. Sudah lupakanlah itu. Udah lupakan yang itu. Wah, tapi yang membuat dia tetap menarik adalah S1-nya Starbag kanan 8 gen 5. 8 Gen 5 ini levelnya adalah elite yang pertama. Performance-nya mirip banget. Ada di situ. Mirip banget sama Elite yang pertama. Jadi dapat ini di bawah R juta is a blessing sebetulnya karena kencangnya itu enggak main-main. Storage 41 ya kan. layar ee 6,59 juga enggak terlalu gede ya, enggak kayak 6,8 6,9 gitu ya. AMOLED juga baterai baterai juga gede. Charging 100 wat dan ini baterai gedenya awet gitu kan. Ee kamera utama 50 megapel ultrawide 8 megapel ya. Ini banget kamera dipangkas. Kamera dipangkas. Luat gen 5. Kamera lu dipangkas. Jadi kayak X8 Pro Max tadi kan? Oh betul. Dual kameranya kayak begini kan. Iya mirip lagi. Cuma kencengan ini, Pak. Iya sih kencengan ini. Kencengan ini ke mana-mana. Selfie 32 megapel NFC ada IP rating IP e 6869 juga Iya 689 ya. Kalau B diperhatiin pasti kameranya. Kameranya walaupun harganya udah Rp89 juta, kameranya di list kita yang ini salah satu yang underwhelming lah. Jadi jangan terlalu ngarep kameranya luar biasa mencukupi aja. Jadi jangan berpikir gini, "Wah ini kan bareng sama Eiku sama Vivo tuh kan barengan gitu kan ya. Terus X200-nya keren, X300-nya keren. Wah, ini pas sama juga. Sebentar, sebentar. Enggak begitu cara ngelihatnya gitu ya. Terus ee ya di kamera ya, Ultra White-nya kurang. Cuma di kamera doang sih sebetnya. Kalau kalian bukan orang yang benar-benar butuh kamera banget gitu ya. Ee kameranya juga bukan yang busuk, bukan. Bukan. Masih menarik sih sebetulnya karena performanya. Wah, ini sih super sih. Super banget. Dan enggak cuman modal kencang doang, tapi stabil. Stabilang. Enggak terlalu panas. Ini kita ada review-nya kok. Stabilang kencang, stabil, baterai irit. P baterai irit. Kan? Jadi angka yang maha gedenya bukan angka doang. Enggak bercanda. Body tetap enteng ya, layar udah oke. Ee ultrasonic fingerprint scanner. Nah, itu ada tuh yang dimbat dari X200 tuh di bawah R10 Ada ultrasonic, ada ultrasonic fingerprint scanner. Itu langka loh, coy. Buat yang enggak tahu, Ultrasonic Fingerprint scanner itu membuat kalau lu habis cuci tangan, ya, lu cukup begini sedikit doang, ya. Keringin sedikit doang aja, ya. Jadi, masih basa-basa tangan lu tempel tek itu kebuka. Iya, bisa. Ultrasonic enaknya di situ tuh. Enggak, enggak. Misalnya niup-ngiup gitu, ayo dong, ayo dong, biar kebuka, biar kebuka. Atau tiba-tiba pindah ke pola. Enggak usah, enggak usah, enggak usah. Dan mungkin yang dibandingin sama optikal adalah ketika pas lagi malam-malam lu mau tidur, lampu mati nih. Lu kalau pakai yang optical itu layarnya nyala. Oh, nyorot nyorot dulu dia kan ada lampu yang keluar dari bawah. [tertawa] Kalau ultrasonic enggak ada kayak gitu. Ada enggak ada enggak ada. Iya. BP charging juga salah satu yang dibawa dari Vivo juga ya kan ada. Oke. Update update hard juga lumayan empat kali. IP68 mantap. Next. Ada apa lagi? Wah ini sekarang kita masuk ke yang seimbang-seimbang. Dari tadi kan enggak juga sih. Motorola juga balance hitungannya di [tertawa] awal Poco kan Poco Iiku performance banget. Motorola balance-nya dapat. Nah, ini sekarang kita masuk ke keluarga BBK nih. Ini ada Oppo Reno 15 5G RAM storage, RAM 12 GB, storage 256 GB. Oke, kita dapat di 8,6 jutaan. SOC-nya Snapdragon 7en4 ya begitulah, Guys. 7J 2026. [mendengus] Tapi kita lihat kelengkapannya dulu deh. Storage-nya masih FS 3.1. Layarnya 6,59 inci jadi enggak terlalu gede. Baterainya lumayan 6500 mah. Charging 80 watt. Dan ini kameranya lengkap 50 megapel main cam. Ultra wide-nya 8 MP sih. Terus T 50 MP. Kamera selfie-nya 50 MP. Hmm. Ini ultrawide-nya aja nih. Boleh kali telennya 12, ultrawide-nya 12. Ya, lebih demen racikannya waterolla sih. Cuma baik lagi ada alasan kenapa ini masih layak banget untuk masuk ke sini. Untuk NFC dia ada, IP rating ada. He. Ya, hal yang perlu diperhatikan kamera ultrawide-nya cuma 8 MP. Terus juga performance kalau di AD main tadi-tadi itu mungkin bukan yang paling kencang. Berasa midrange, Pak. Kalau 7 gen 4 itu berasa midrange ya. Yes. Terus cuman ada storage 256. H. Ini rasa keluaran HP tahun inilah. Tapi kan kalau mau nyari kamera ini salah satu yang oke. Kamera selfie autofokus dan racikan kamera lengkap datang dari Oppo. Hm. Terus dari Oppo. [tertawa] Datang dari Oppo. Btw entar kalian akan kaget dari keluarga BBK dia yang paling murah. Iya betul betul betul betul. Paling murah datang dari Oppo. Itu langka sekali. Terus juga desainnya premium, ukurannya ringkes, terus baterainya gede, layar amor 120 Hz, update OS panjang. Di IP rating ada IP 69, IP68 juga ada. Oke. Nah, ini yang menarik juga adalah racikan seperti ini, imbang seperti ini dipadukan dengan color OS. Iya juga sih ya menarik jadinya untuk masuk ke sini. He. Oke, next. Dari saudaranya sendiri. Ini adalah Realme GT. [tertawa] Bukan. Ini bukan Realme GT. I wish ada Realme GT. Harusnya ini Realme GT nih. Ini ranahnya Realme GT soalnya GT7 tahun lalu di sini. Aduh. Tapi enggak enggak 7 gen4 juga dong di CT 9000 tahun lalu. Jadi sekarang yang masuk ke sini adalah Realme number series. Realme 16 Pro Plus. Cuman paling enggak dia masih bisa kasih RAM 12 GB, storage 512 GB. Tuh kan setengah terak kan hari gini tuh storage sama RAM yang paling tinggi nilainya. Tadi 256 tuh kecil ini 2512 nih baru. [tertawa] Ini kita dapat di 8,9 jutaan. Lagi-lagi soc-nya apa? Seven 4 Jen Story siapa ya? V3 sama layar. Nah, layar gede gede. 8. Baterainya juga gede. 7000 mAh. Charging 80 watt. Kamera utamanya yang ini lebih gede lah 200 MP. Cuma lihat ultrawide tambah telenya 200 MP tapi ketemu dengan 7 Jenfer jadi enggak terlalu ngefek sih sebetulnya. Lag next ultrawide-nya 8 MP, tele 50 MP. Belinya gelondongan. Belinya gelondongan deh. [tertawa] Kamera selfie-nya 50 MP. Cuman bedanya yang Realme enggak auto fokus dia. Ah, dikurangin dong. I tentu saja belakang udah 200. Oh, kan udah 512 belakang udah 200 pakai 512 auto fokus dimatiin. Autofokus matiin. [tertawa] Ada biayanya loh. Autofokus ada biaya. Jadi matiin aja autofokusnya. Terus IP rating 869 ya. Ya lagi-lagi ya. Kamera ultrawide bisa di perhatiin ya. Kamera ultrawide itu cuma 8 megapel. Performa juga jelas bukan yang paling kecang di kelasnya berasa mid range terus masih ada keterbatasan teknis di kamera ya tentu saja waktu review ada ya ada ada beberapa kendala teknis lah ibaratnya kadang-kadang tuh angka megapixel di spesifikasi enggak mencerminkan user experience ya cuy lu lihat lu lihat review-nya lah gitu kita udah ada kok terus selfie juga belum autofokus ya realm berarti yang dikorbankan adalah tidak selfie autofokus kalau Oppo Vivo dikasih gitu-gitu ya iya iya iya tapi stornya setengah tera stor stornya setengah Performa oke ya. Performa okah, masih bisa kita terima untuk tahun ini. Seven 4 layar cakep. Baterai juga baterai awet ya kan. Chargingnya lumayan kencang. Desain juga ya BBK ya gitu sih. Desain keren-keren sih biasanya ya. Update berapa kali sih? Tiga kali. Tiga kali. IP rating tadi 68 69 dia kan pakai apa namanya? Realme UI yang Sun akan jadi color rock. [tertawa] Mirip-mirip aja itu sebetulnya sih. Iya kan sudah kembali menjadi bagian dari Oppo. Iya. Makanya gua bilang nih satu set keluarga nih ya. Ini [berdehem] agak beda sih Di BBK kan keluarga utamanya itu adalah keluarga OPPO dan keluarga Vivo. Itu yang pisah dulu kan. Nah nanti keluarganya Oppo entah mau digabung jadi satu atau mau gimana enggak tahu. Keluarga Vivo apakah mau digabung ataukah belum pisah sebetulnya sama Ikiku tuh belum belum benar-benar pisah sebetulnya ya. Tapi kok kalau gua ngelihat dari hardware-nya kayak belinya bareng, Guys. Ini kayak BBK beli satu. Oh, iya benar. Suplain-nya dari BBK terus dibagi ke tiga anak gitu. Ini Vivo buat kamu ya? Ini Oppo buat kamu, ada ilmu buat kamu gitu. Enggak, enggak. Ini aslinnya kayak ini Vivo buat kamu, ini buat kamu di dalam Oppo bagi-bagi lagi gitu. [tertawa] Soalnya kan itu bagi dua tuh sebetulnya Oppo sama Vivo harusnya gitu. Yoi. Tuh, kenapa begitu ya? Lihat aja racikannya. SOC Snapdragon 7 gen4 cuman yang ini dia dikasih UFS4 si Vivo soalnya dulu diprotes banget tuh Vivo V series kok UFS2 wah itu digoreng banget dulu tuh gila gua ingat banget sekarang gua enggak padah tergantung ininya lah tuang prosesor tu SOC lu itu aduh enggak sesimpel itu ya face 2 kalau software-ya beres juga enak-enak aja iya enggak apa-apa yang penting di atas 2.2 iy 2 po eh 2.2 Dua lah paling paling rendah itu sudah oke layarnya. Layar 6,59 layarnya opo? Layar opo ni? [tertawa] Baterai 6500 charging 90 watera utama. Nah nah kamera utama 50 MP, Ultrawide 8 MP, tele 50 MP. Selfie 50 juga. Selfie 50. Nah, Vivo dikasih autofokus. Gini amat lah cikanya. Tinggal lu pilih aja mau yang mana. NFC ada IP rating sama 6869. Oh, segle-nya sama [tertawa] tempat ngetes IP rating sama. Eh, enggak tahu, enggak tahu, enggak tahu, enggak tahu, enggak tahu. Bercanda dong. Tapi ini yang yang gelandongan nih kamera ultrawide sih kayaknya. Iya, ultrawide 8 megapelongan nih belanjanya belondongan kayaknya. Padahal Vivo dulu midrange yang bisa kasih 50 megapel ultrawide sekarang di 8 MP. [berdehem] Dulu saya cinta sekali itu 5050 depannya juga bagus. Ah, udah sekarang menjadi begini. Ya udah enggak apa-apa ya. Kalau Papa BBK berbicaranya ultrawide 8 MP tahun ini ya gimana dong ya? Gimana? Cuma 256 ya di Vivo ya. 256 [tertawa] [mendengus] sayang sekali. Sayang sekali ya dari si kelebihan tapi ya jelas kalau atas kameranya masih Vivo series, Vivo V series ya kan e yang sudah kolaborasi sama Ze juga. Zice ya terus frame-nya metal body di belakang kaca jadi premium nih Vivo V series tuh rata-rata premium. Terus dia kebagian juga loh ultrasonic fingerprint scanner. Nah ya kan premium kan. Bahasa premiumnya di situ terlepas dari SOC-nya Bahasa premium di situ. IP rating juga 6869. Mirip-mirip sih yang tiga tadi. Tinggal lu mau pilih racikan yang mana tiga itu. Iya bisa aja nih. Memang kan biar hemat budget hemat budget kan. Kalau beli lebih banyak lebih murah. Next ada apa lagi kita? Nah ini adalah Xiaomi 17T. Personal favorite tahun ini dari Xiaomi eh 17T. Untungnya dia pakai di match 4.500 ya. Jadi performance-nya masih kencang lah. Cuman memang 12256 ini kita dapat di Rp8,9 juta. 12512 di Rp9,9 juta. Ini dulu adalah harganya. Ini harga tepro. Tro dulu harganya tepro. Harga tepro sebelum turun ya. 9, harga tepr sebelum turun. Aduh begitulah. Tapi untungnya di match city 8500 sama di match city 9000 series ya menurut gue ya sudah mulai agak ngejar lah. Sudah mulai agak ngejar. Ibaratnya kalau lu enggak teky-teeky banget, enggak gamer-gamer gila banget, agak susah lu ngebedain 8.000 series sama 9000 series. Kencang juga 9000 yang baru soalnya. E ini 8.000 yang baru gitu. Iya. GFS4 storage-nya layarnya juga 659. Ini mungkin mereka agak bagi-bagi sama tadi. Iya juga. [tertawa] Layar kayaknya layar 6,59-nya ini yang lagi banyak aja dijual. Iya iya iya katanya mintanya market ini apa namanya? HP yang lebih kecil lebih kom baterai. Terus charging 67 kamera utamanya gimana nih? Kamera-kamera kamera utama 50 MP. Nah, ultrawide-nya mendingan dia 12 megapel ya gini dong. Terus telnya 50 megapel sudah OES. Sudah oes dan periskop. Dan periscope kan jadinya terlepas harganya naik dibanding ee 15T dulu. Cuman peningkatan yang diberikan adalah yang kita minta ya. Yang kita minta membuat dia lebih dekat sama proya. Membuat proya jadi enggak menarik ya kan. Sejujurnya. Iya. T-nya lebih menarik dari Pro tahun ini ya. Karena e T-nya lebih makes sense jatuhnya masih di bawah R juta. Fitur-fitur proya ada di sini. Betul. Dia udah kalaika juga ya. Btw kameranya di [berdehem] sini. Iya. T dan T Pro masih diteruskan kok. Masih terus. Belum pindah lah. Heeh. [tertawa] Ya kan enggak diband sama Amerika. Eh bukan gitu ya. kalau kita lihat ya daya tahan baterainya yang masih di bawah harapan Iya. Heeh. Oke. Terus ee masih ada berapa catatan di kemampuan kamera? Itu bagian lu yang ngetes soalnya. Heeh. Dari video review kita cek aja lah entar ya. Udah ada kan video review-nya kan. He. Terus kualitas speakernya masih kurang hebat ya. Itu itu gua setuju sih. Itu agak aneh loh. Itu kita sampai satu tim di lab ngeluarin lagi 15 T series terus kita bandingin speakernya beda. Kayaknya mereka agak sedikit mangkas di kulitas speaker sih. Speak hardware speakernya dipakai beda. Iya iya ya. I sayang ya [berdehem] agak disayangkan cuman baik lagi enggak sampai mengganggu fungsi lah ya. Ibaratnya buat saya buat buat buat saya nih yang sangat disayangkan adalah pokoknya dikasih speaker bagus. Iya lagi. Iya kan pokoknya dikasih colab sama bos. Bos kenapa T-nya enggak? Harusnya lu all out di T. Pokoknya dimurahin lagi. T-nya udah colab sama Leik yang pokok colabnya sama Bose gituah. Double colab. double call ya entar harga harganya engak segini harganya double [tertawa] T series 10,9 jangan dong aduh [tertawa] tinggal nunggu aja T berikutnya oke yang jelas yang menariknya di sini ada apa tuh setup kamera itu berasa mantap telenya naik jauh memang performa udah cukup oke kok udah cukup oke performa suhunya juga gimana suhunya aman loh surprisingly body nah ini enak nih ringkas ya kan paling enggak antara T dan T Pro sekarang kita bisa milih mau yang body gede atau body kecil setuju kan gitu. Terus update OS e empat kali IP68 juga masih ada. Next. Kita ada apa lagi sini? Masih dari ku Xiaomi. Cuman ini adalah produk tahun lalu. Poco F7 Ultra bukan F8. F7 Ultra. Bukan F8 ya justru ya. Ee F7 Ultranya enggak laku soalnya masih sisa, Guys. Ini sisaan barang tahun lalu. Karena waktu F7 Ultra keluar rasanya terlalu mahal. Iya kan? Rasanya kemahalan di sini jadinya eh kurang laku mungkin masih tersisa lah. Sekarang dalam kondisi sekarang jadi menarik dia. Iya. Salah satu pertimbangannya kenapa enggak F8 Pro ini kan di kelas harganya mirip sebetulnya. Nih kita lihat harganya dulu deh. Untuk F7 Ultra 1256 kita dapat di 8,9. 16512 di R9,9 jutaan. Itu seingat gue yang Poco F8 sama-sama pakai Snapdragon X Elite BTW. Iya Elite juga sama-sama. Cuma bedanya yang itu kan udah collab speaker Bos. Cuman kalau gua melihat kelengkapannya itu lebih oke. Di sini storage sudah oke. Layarnya AMOLED QSD 100 QSD plus ya. Layar QSD plus 120. Samsung-samsungan nih layarnya. Iya kan? 2560 kan berarti kan jadi high rest. Baterainya enggak gede-gede banget sih memang. Nah ini baterai masih PR nih masih baterai sebelumnya soalnya dia ngencengin di charging 120 watt terus dia punya wireless charging 50 watt. Nah racikan kameranya dia punya 50 megapel ultrawide. Heeh. Eh, ultrawide 50 megapel main cam. Ultrawide-nya 32 megapel, Ten-nya 50 dan telen-nya masih ada Ose-nya. Terlepas ini Poco cuman kayaknya ini nih diturunkan dari apa ya apa tuh 15T Pro mungkin ya. Kameranya racikannya tuh kayak begini. Bisa jadi ya. Jadi ee racikannya asik banget. Cuma pada saat dia keluar dulu dia terasa agak tinggi untuk sebuah pokok. Benar. Itu aja sebetulnya. Jadi orang-orang pada enggak ngelihat ke arah sini terus kan dihajar pakai yang pakai yang bawah-bawah juga. Jadi lebih menarik di tuju tuh ya dulu dia pas rilis itu 10,9 seingat gua. Pertanyakan siapa yang beli pokok di R10 juta. gua ingat banget tuh si beli po R juta gitu. Sekarang ayo loh. Menarikan? Menarikan [tertawa] ya. Kamera selfie-nya masih belum hebat-hebat banget. Masih ini masih pokok tahun lalu gitu ya. Ini lucu sih kalau gua ngelihatnya lebih dikunci by software sih. Kamera selfie kan 32 MP ya. Cuman lucunya gak bisa 4K dia selfie-nya. Dia dikunci di full HD 60. H. Terus ya meskipun racikan kameranya mirip sama T series, tapi karena ini Poco jangan berharap ini akan selevel sama T series. Tetap perlakuannya beda guys. Ada detail-detail kecil yang beda. tapi kencang. Kencang di sini yang harga yang performanya mirip cuma yang pakai Egen5 I kan ini elite kan berarti yang dekat cuma 5 berdua yang paling kencang. Ini lebih allrounder jadinya lu bisa dapat kamera. Oke, performance oke charging kencang. Charging kencang layarnya yang gila ya. Layarnya juga gila. Layar gila. Resenya tinggi. IP 68 ada di sini juga. Susah diprotes sih bedah satu ini. Kecuali ada yang nit pick banget ya. Gua inget banget Poco F7 Ultra ada yang ada desainnya ada yang komplain desainnya kayak Infinix zaman dulu yang kamera bulet begitu gua gua ingat lagi. Aduh Infinix Note kalau enggak salah. Infinix Note 11 atau Note 12 itu doang sih. Iklan ada enggak sih nih? Ini gua enggak tahu deh. Sori ini gua lupa iklan ada atau enggak. Kalau F tinggi sih harusnya udah enggak ada ya. Cuman kan tapi ini Poco masalahnya kan ini dia dia memotong harga dengan cara naruh iklan. Jadi kita enggak tahu apakah sekarang jadi iklannya apa enggak Mungkin kalian ada user Poco F7 Ultra bisa komen gitu. Betul. Tapi terlepas dari ada iklan atau enggak ada iklan ini menarik tetap. Yes setuju. Tap bisa di-handle juga iklannya. Ada lagi dah pilihan utama juga. Ada honorable mansion ada datang dari Samsung. Ini adalah Samsung. Samsung bukan A57 tapi bukan A57 bukan A57 di bawah R juta di bawah R juta Samsung Galaxy S25 FE ini perlu masuk enggak sih sebetulnya kayaknya HB mansion kan kalau H mansion ya kenapa kenapa sih lu tertarik sama ini kenapa sih One UI oh ini dimasukkan karena One UI OneUI dan allroundernya ya tetap aja ini kan S25 FE hmm tadinya ini harusnya sih R8 juta ya cuma kalau R juta itu bakal ngebunuh A57-nya tadinya kan sebetulnya Kesalahan mereka adalah naruh harga A57 di Rp8 juta. Terus ini juga di Rp8 juta. Beda Rp00.000 sampai Rp500.000 mendingan ngambil ini. Terus dia turunin harga 57-nya dia naikin harga S25 FE-nya. Which is inevitable. Memang S25 FE harus naik harganya karena berakhir dengan jaraknya jauh banget ini sekarang. Jauh banget sekarang. Beda 2 [mendengus] sampai Rp3 juta. Ini kita dapat 8256 di 9,7 jutaan. Tinggi ya? Harusnya 8 koma loh. Iya senya sejutaan dan perlu diperhatikan juga saat kita nyari ini memang di beberapa toko atau bahkan di banyak toko masih ada R juta kecil ya di bawah 11 juta lah. Kalau di 9,7 sih masih ok lah. Di atas 10 mungkin bisa mempertimbangkan yang S25 non EV-nya. I masalah gua cuma ini Exos 2.400 sih. Iya ini Exos yang sudah on the right track tapi ini bukan 2.500 atau 2.600. Iya, sayangnya bukan itu gitu loh. Kalau 2600 sih ya gua angkat tangan deh. Itu kencang banget sih. itu kencang adem. Tapi storage di FS 4.0 layar ya pasti oke di situ kan. Baterai. Nah, itu baterai juga masih ee masih tahan-tahan S25 gitu ya. Soalnya jujur aja ya setelah melihat Vol 8 series itu dengan pakai baterai silikon carbon ini yang non silikon carbon di 4900 jadi enggak menarik gitu loh. ee kamera utama 50 megapel ultrawide 12 megapel tidak autofokus. Yang ini enggak auto fokus. B fokus ya kan. Tele 8 megapel, selfie 12 megapel, terus ee NFC IP rating ya ee tahan airlah pokoknya ini serba ngepas aja lah semuanya gitu. Iya. Kalau yang dicari adalah secondary phone dan lu butuh banget harus pakai One UI dan pakai fitur-fitur AI spesifiknya yang Onei ini akan menarik sih. Tapi ini kalau memang nyarinya spesifik seperti itu soalnya tidak bisa diganti sama A57. tetap tetap tetap tetap enggak bisa ini kan langsung tuh punya clear boundaries antara A sama S. tetap ini perlakuannya S series. He. Cuma kalau gua sih mungkin ya gua akan mencoba cari SS yang lain sih. S yang bukan FE mungkin kalau budget kalian enggak bisa nambah lagi ya ini masih bisa dipetik. Dan memang Mas ya itu sebabnya dia masuk dalam honorable tapi bukan dari yang utamanya gitu. Ada lagi onable yaudah ini doang itu doang. Oke. Jadi [berdehem] bisa dilihat ya tahun ini aduk-adukan ya. Aduh. tahun-tahun sebelumnya udah delan kalau di Snapdragon seri 8 terus ee kalau di dimension seri 9.000 gitu kalau ada seri 8.000 R yang atas tuh udah harus wah kalau kapan tuh udah hebat banget udah harus aneh-aneh gitu. Jujurnya gua rindukan di kelas 7 sampai 10 tuh Realme GT itu harusnya di sini Realme GT. [menghela napas] Hah? Betul ya? Realme GT jadi del8nya aja enggak ada kabar ya mau masuk atau enggak ya? Iya, harusnya kan Realme GT sama Xiaomi yang T Pro sama Xiaomi T Pro harusnya di sini itu jagoan jagoannya jagoannya sudah di sini gitu sama Xiaomi T Pro tapi dengan tidak adanya mereka di sini ya memang agak berkurang tapi sudah ya terima aja 2026 memang seperti ini. Nah, ini menarik bahwa beberapa dari sini handphone yang dikasih lihat di sini itu adalah handphone-handphone yang dari tahun sebelumnya yang harganya sudah mulai bergerak naik. Ini indikator bahwa kalau mau belanja belanja sekarang. Kenapa? Ini hanya akan naik terus. Kita bisa lihat e S25 FE aja dari R jutaan sudah naik ke 9,7 jutaan udah hampir mendekati harga launching-nya lagi. Poco F7 Ultra tuh turun ya turun dia turun dari 10 turun dari 10,9 ke 9,9. Tapi ini mungkin karena enggak laku sih sebetulnya kemarin. [tertawa] I barang tahun lalu. Iya kan barang tahun lalu kan. Kalau F7 polosi sih udah udah gaib ya. Itu kan 5 sampai 6 juta 17T. Begitu datang harganya sudahudah nempel Rp10 juta 8,99,9 gitu kan. Itu tepatnya T Pro. Terus tadi ada apa lagi? Vivo, Realme sama e Oppo. Itu udah kelas-kelas harganya di R jutaan. Yang dulunya kita bilang ini harusnya 5 sampai 7. Di kelas-kelas gitu kan dia ketemu R juta aja waduh mahal banget gitu rasanya. Ini 7 gen for Oppo masih R jutaan guys. Nah iya makanya itu yang 15 kan belum lama rilis 16 tuh 165. Iya 15R yang waktu itu kita bilang to good to be true. Benar. To good to be true harganya lompat kan lompat naik harganya. Kalau udah udah something sudah terlalu berlebihan, harga sudah terlalu murah itu kalau udah pas sikat. Poco-poko pas rilis kan enggak segini harganya nih. Poco X8 Pro Max naik kan? Iya. Iya naik. Jadi ee buruan aja ya sikat sekarang. Kenapa ini hanya akan naik doang? Naik atau habis? nanti lama-lama barang-barang ini harganya habis nih. Yang harga sini habis. Motorol S60 Pro emang emang mau bertahan terus di sini harganya 7,1. Iya, ini cuma naik dikit doang loh ini. Dari 6 koma ke 7 koma gitu ya kan? 6 koma tinggi ke 7 koma kecil. Ini kalau naik jadi R juta mah gimana coba? You miss a lot nanti jatuhnya kan miss banget nanti loh. Jadi kalau mau belanja sekarang kita bukan kita enggak dapat persenan juga gitu ya. Ya enggak tahu kalau ada ya. Tapi maksudnya kita tidak diuntungkan dari situ. Lu mau beli enggak beli terserah. Iya terserah. Kita enggak maksa juga ya. Walaupun link belanjanya ada kalau mau nyari ya. Karena kita harus K tertanyain juga link belanjanya mana serba salah. Cuma maksudnya ee lagi-lagi diingatkan ini 2026 harga naik terus dan ini harga masih akan naik terus. Jangan nunggu harga turun karena kemungkinan besar tidak akan turun lagi. Oke. Nah, kalau misalnya kalian dari 7 sampai R juta ada lagi yang menarik langsung tulis kolom komentar. Jangan protes, jangan marah-marah kenapa kita enggak pilih? Ya karena kita enggak pilih. Mungkin karena belum segitu harganya. Kita enggak nemu atau gimana enggak tahu. Tapi kita enggak pilih. Jadi tambahin aja list ini. Taruh di kolom komentar. Oke, kalau gitu sampai di sini dulu. Sampai ketemu lagi di e rekomendasi smartphone lainnya. Oh, kita udah ya. 1 2 2 3 5 57. Udah kita akan terus lagi sampai ke flagship flagship-nya. Oke, sampai ketemu di rekomendasi berikutnya. [musik]

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.

Samsung Galaxy S25 FE

Samsung Galaxy S25 FE merupakan smartphone kelas flagship-seimbang dari Samsung yang resmi dipasarkan di Indonesia dan dirancang untuk menghadirkan pengalaman inti seri Galaxy S tanpa harus masuk ke harga flagship tertinggi. Sebagai bagian dari lini Fan Edition, Galaxy S25 FE memadukan performa tinggi, kamera berkualitas, layar premium, serta dukungan software...

Samsung Galaxy S25+

Samsung Galaxy S25+ merupakan varian flagship yang dirancang untuk pengguna Indonesia yang menginginkan layar lebih besar, performa kelas atas, serta daya tahan baterai lebih lama dibanding model standar. Posisi Galaxy S25+ berada di tengah lini Galaxy S25 Series, menawarkan keseimbangan ideal antara ukuran layar, kekuatan performa, dan fitur premium tanpa...

Xiaomi 15T

Xiaomi 15T merupakan smartphone kelas atas yang secara resmi dipasarkan di Indonesia sebagai bagian dari lini seri T terbaru dari Xiaomi. Model ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman flagship yang seimbang, dengan fokus pada performa tinggi, layar berkualitas, kamera hasil kolaborasi dengan Leica, serta pengisian daya yang sangat cepat. Xiaomi 15T...

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Samsung Galaxy S25

Samsung Galaxy S25 merupakan smartphone flagship Samsung yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman premium dalam bodi yang ringkas dan nyaman digunakan sehari-hari. Sebagai model standar dari lini Galaxy S25 Series, perangkat ini ditujukan bagi pengguna Indonesia yang menginginkan performa tinggi, kamera canggih, serta fitur AI terbaru tanpa harus menggunakan ponsel berukuran...

Oppo

Oppo menghadirkan smartphone, tablet, earbuds, dan perangkat pintar dengan teknologi inovatif dan desain modern untuk hidup lebih mudah. Oppo dikenal dengan kamera canggih, fast charging cepat, dan performa andal untuk produktivitas serta hiburan digital.

Realme

Realme adalah brand teknologi dengan lini smartphone, tablet, wearable, dan AIoT berperforma tinggi. Realme menghadirkan perangkat stylish dengan harga terjangkau, baterai besar, dan fitur modern untuk gaming, hiburan, serta produktivitas harian.

Poco F7 Ultra

POCO F7 Ultra adalah smartphone kelas flagship yang dipasarkan di Indonesia dengan performa tinggi sebagai fokus utamanya. Perangkat ini ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 8 Elite Mobile Platform, sebuah chipset unggulan yang dibuat dengan proses fabrikasi 3 nm untuk kombinasi performa tinggi dan efisiensi energi terbaik di kelasnya. Snapdragon 8 Elite...

Poco F7

POCO F7 adalah smartphone yang sudah dipasarkan resmi di Indonesia dan ditempatkan sebagai model yang menonjolkan performa tinggi. Perangkat ini memakai platform Snapdragon 8s Gen 4 dengan proses manufaktur TSMC 4 nm. Konfigurasi CPU-nya octa-core dengan kecepatan hingga 3.21 GHz, dan GPU yang digunakan adalah Adreno 825. Untuk kebutuhan AI,...

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.