Jungkat

COMEBACK Adu Kamera HP! Blind Test HUAWEI Pura 80 Ultra vs vivo X200 Ultra vs Samsung S25 Ultra 🔥 (YouTube Video)

  • 16/08/2025

Setelah 1 tahun kita ggak aduin kamera HP, akhirnya comeback lagi basotch kamera blind test di mana kita aduin tiga kamera HP. Di sini ada Huawei Pura 80 Ultra, terus ada Vivo X200 Ultra dan Galaxy S25 Ultra. Jadi ini bisa dibilang perang antara kamera HP ultra ya. Mana yang paling ultra, mana yang paling bagus? Kita langsung cekin aja di video ini ya. Gua udah enggak tahan nih mau ngecekin foto dan videonya. Hmm, let's go. Oke, sebelum kita masuk ke blind test-nya, ya, spill foto dan videonya, gua pengen kasih tahu peraturan untuk blind test episode ke-17 ini. Jadi, di blind test ini kita akan menerapkan sistem point ya, yang mana kalian bisa lihat nih contohnya di layar. Di foto ini ada pilihan A, B, atau C. Kalian pilih aja mana yang paling bagus. Misalkan gua pilih yang A dan nanti akan di-reveal jawabannya. Dan di sini gua dapat Huawei ya. Jadi poinnya itu untuk Huawei satu poin aja. Dan ini berlanjut sampai 10 foto dan video. Jadi total nanti ada 13 poin. Nah, gua juga mau ngajak kalian buat sama-sama menilai ya hasil fotonya dan nanti ditulisin aja di kolom komentar kita bahas bareng-bareng. Dan keep in mind juga di video ini gua sama sekali belum lihat hasil foto dari ketiga kamera ini. Karena yang ngambil itu sebenarnya bukan gua, tapi Haris dan Komalvin. Jadi kita sama-sama react bareng ya hasil-hasil foto di blind test episode ke-17 ini. Tapi sebelum itu, gua pengen bacain buat spek kameranya dulu nih. Dari yang Huawei Pura 80 Ultra dia pakai main kamera di 50 megap 1 inci ya. Terus ada telefotonya yang satu itu 3,7 kali dan yang satu lagi 9,4 kali. Terus ada lensa ultrawide-nya juga di 40 megapel dan terakhir selfie di 13 megapel. Buat Vivo X200 Ultra dia pakai 50 megapel main kameranya dan dia ada telefoto di 200 megap juga dengan 3,7 kali optical zoom. Ultra wide-nya di 50 megapel dan selfie sama di 50 megapel juga. Dan terakhir untuk Galaxy S25 Ultra dia pakai 200 megapel main kamera. Telefotonya itu dia pakai 10 megapel yang tiga kali dan ada periscope telefotonya juga di 50 megapel yang dia pakai 5 kali optical zoom. Ultrawide sendiri dia pakai 50 megapel dan selfie-nya di 12 megapel. Sekarang kita langsung masuk aja ke blind testnya yuk. Haris. Oke terima kasih. Ini mencet ke bawah aja ya. Oke mencet ke bawah tapi tunggu re dan jawabannya dulu. Oke siap. Oke, pertama kita akan ngecekin untuk hasil foto ultra white-nya dulu nih. Dan di sini gua ada buku buat nyatat. Kalian juga bisa nanti catat ya di kolom komentar buat ee hasil jawabannya. Kalau misalkan gua ngelihat antara tiga hasil foto ini, jujur gua terpikat sama yang hasil C ya. Kenapa? Karena gua menilainya C itu satu yang paling natural dari segi shadow-nya. ggak terlalu pekat kayak B dan gak terlalu dibost gitu ya di A karena A nih menurut gua agak naik gitu shadow-nya dan exposure-nya juga naik banget. Jawaban gua C. Oke, kita langsung reveal aja jawabannya. A B C diportret pakai kamera apa? 3 2 1 p wa wei. Vivo itu karakternya memang suka nge-bost banget gitu ya. Gua enggak tahu sih kenapa Galaxy ini e nurunin exposure-nya banget. Tapi ya Huawei pura 80 Ultra naturalnya dapat segala macam dapat. Oh ya tadi terakhir ya luas tangkapannya atau focal leng-nya ya bisa dibilang ini Huawei lumayan lebar ya. Galaxy juga lebar. Kalau Vivo enggak terlalu lebar nih gua lihatnya. Sekarang kita langsung cek hasil foto kedua. Main kamera outdoor close up ya kayaknya Ris ya. Karena yang B ini entah kenapa dep field-nya enggak begitu berasa ya ketimbang A dan C. Tapi kalau misalkan kita nilai ya, kita nilai bareng-bareng. Gua mau pixel peping juga. Kita lihat yang A dulu. Wih, soft sekali ini. Kita lihat yang B tajam dan yang C. Oke. Ini sebenarnya tajam, tapi gua melihat warnanya itu dibost banget ya, vivo banget nih. Cek. Eh, rasanya gua akan memilih Aduh, gua pengen B tapi F Depoeldnya kureng lagi. Tapi gua pilih yang C. Kalian pilih yang apa, tulis aja. 3 2 1. Bah, sudah kud duga kan Vivo nih yang tengah. Huawei bener. Aduh. Galaxy kenapa ya? Galaxy ini kenapa nih? 200 megapel sensornya besar. Emm tapi mungkin mungkin dia punya apa? Jarak fokusnya enggak begitu dekat kali ya. Oke, kita cek untuk hasil foto yang ketiga, yuk. Nah, yang ketiga masih main kamera dan ini indoor. Ee ini menilai dari segi warna berarti ya, karena ini makanan juga. Hasil yang C itu menurut gua paling memikat di mata gitu ya. Dan dia detailnya juga mantap banget nih. Kalau kalian pixel piping tuh ya dicekin, Beh, ini karagnya tajam gitu, telurnya juga. Wih, ih nikmat. Buat yang B sendiri fokusnya di satu titik aja di bagian tengah-tengah banget karag-nya tuh dan daun yang warna hijau. Dan terakhir si paling cerah ini. Wah, ini menarik juga sih. Dari segi detail juga dia rata dan warna dari makanan juga ini sangat-sangat pop pekat banget gitu. Jadi kalau misalkan pilih antara ketiga hasil foto ini untuk makanan main cam indoor, gua akan pilih yang C ya. Kenapa? Karena yang A menurut gua terlalu terlalu apa ya? terlalu nusuk gitu ya warna makanannya. Mungkin beberapa orang akan suka yang B sih enggak banget gua antara yang A atau C. Tapi gua menilai yang C lebih lebih pas lah. Lebih lebih oke, lebih naturalnya dapat. Wah, ini dari tadi ccec mulu ya. Kenapa ya? 3 2 1 p. Wah lagi. Oke. Nah, ini Galaxy kenapa ya? Huh, setahu gua soalnya Galaxy itu salah satu kamera yang oke nih buat makanan malah berasa kureng ya kayak gelap. I don't know. Exposure-nya terlalu rendah. Terus warna makanannya juga enggak terlalu pop. Mungkin memang harus dinyalain tuh mode food-nya ya. Kalau misalkan enggak dinyalain ya jadinya kayak gini. Tapi kalau kalian gimana milih yang A C? Tulis di kolom komentar ya. Sekarang kita lihat untuk hasil foto yang keempat. Oke, hasil foto keempat ini full sensor. Berarti ada ininya lagi. Ada zoom-nya lagi ya. Oke, crop-nya ini langsung ke tulisan banner. Libur telah tiba. Oke, gua sangat-sangat bisa melihat tulisan ini di B ya. Yang A itu udah mulai liow jadinya liur b-nya jadi. O, kalau yang C ini masih bisa kebaca tapi udah agak-agak ngeblur dikit ya. Wah, yang B sih kacau sih ini full sensornya ya. Jadi jawaban gua B untuk yang full sensor ini. Kita langsung cek aja jawabannya apakah B yang sensornya paling besar atau bukan? Kita cek. 3 2 1 E apa-apaan ini? Oke. Oke. Jadi eh oke. Huawei dan Vivo itu sama-sama 50 megapel. Tapi entah kenapa Vivo ini bisa memaksimalkan banget full sensornya atau dia pakai pixel biningan-nya itu benar-benar kayak maksimal gitu ya. Kita benar-benar crop ini jauh banget ya. Sampai tulisan si R5.799.000 itu kelihatan banget loh di Vivo. Sekarang kita cek untuk hasil foto yang kelima. Oke, hasil foto yang kelima ini pakai telefoto 3,7 kali ya. Pakai e lampu yang seadanya aja di dalam mall. Oke, dari segi detail ketiganya bagus, sama-sama oke. Yang B itu menurut gua warnanya lebih pekat ya. Lebih pekat ketimbang yang C. Kalau C itu agak-agak off gitu berasanya. Agak off. Kita bisa lihat di warna yang melon kuningnya ini di sebelah kanan atas. Dan di kayu kayu yang itu loh, lemarinya itu loh. Warna kayunya itu lebih pekat yang B ya. Oke, gua pilih yang B. Kalian gimana? Kita cek langsung ketiga hasil foto ini diambil pakai kamera apa. Oke, 3 2 1 bom Huawei lagi. Menarik, menarik, menarik, menarik. Oke, kita langsung lanjut aja ke foto yang keenam. Oke, foto keenam ini telefoto lagi tapi pakai yang lima kali. Nah, yang lima kalinya ini yang menarik. Kenapa? Karena Huawei dan Vivo itu dia pakai digital zoom-nya. Hanya Galaxy yang pakai optical di telefoto lima kalinya. Oke, ini dicrop ke arah jamnya ya. Wow, langsung kelihatan C ini benar-benar tajam ya. Oh, never mind. Yang C ini bukan benar-benar tajam, tapi ini sharpening banget. Ini sharpening banget yang C. Tapi kalau untuk telefoto lima kali tentu gua pilih yang A karena satu dari dari segi detail dia lebih natural dan warnanya juga walaupun dia nge-bost tapi enggak terlalu gimana banget lah ya warna dari daunnya ini masih masih bisa diterima sih. Kita langsung cek aja hasilnya. 3 2 1 pom. Wah betul sekali. Oke ini kenapa ya yang Galaxy ini Kak bisa kalah dengan Vivo? Padahal Galaxy ini pakai optical di lima kali. Sedangkan Vivo ini dia optikalnya ada di 3,7 kali. Jadi dia pakai si eh digital zoom-nya ya. Oke, kita langsung lanjut aja ke foto yang ketujuh. Oke, yang ketujuh ini adalah hasil e portrait dengan eh zoom lima kali. Dan kalau misalkan kita lihat potretnya di sini dari segi kerapihan bokehnya dulu ya. Wow. Yang B sangat-sangat presisi. Yang C ini udah kelihatan ada yang kurang tepat di bagian atas kacamata itu. Ya, kalau dari potongannya B menurut gua yang paling bagus. Tapi dari segi warna nih, yang A cerah banget. Tapi menurut gua yang paling oke itu yang again yang B. Kenapa? Karena satu enggak se apa adanya kayak C. Kalau C ini kalian bisa lihat dia punya kerutan wajah, dia punya pori-pori dan segala macam. Ini kelihatan banget. Gua akan memilih B sih. Gua akan memilih B untuk emm portraet lima kali ini. Sekarang kita lihat hasilnya. A B C diportret pakai kamera apa. 3 2 1 Oh, Vivo. Oke, menarik nih. Oke, sekarang kita langsung lanjut ke foto yang ke-elapan. Nah, ini malam-malam ya, low light. Dia pakai tele 10 kali. Ketiganya ketiganya di digital zoom ternyata ya. Huawei paling mendekati optical zoom-nya ya, karena dia di 9,4 kali. Ini warnanya beda banget, totally beda. Gua yakin B ini gak seperti aslinya, Ris. Kita lihat cropnya. Nah, oke. Wah, tapi susah juga nih. Walaupun yang B ini dari segi warna terlalu biru ya gua ngelihatnya ya, tapi dia punya detail yang paling oke loh. Yang A ini udah mulai noise ke mana-mana. Berasa banget. Yang C detailnya oke, tapi enggak sebaik yang B. Ini yang bikin bingung sebenarnya antara B atau C. Kalau yang B warnanya ini agak off. Yang C warnanya benar. Tapi detailnya B yang lebih oke ketimbang C. Oke, gua pilih yang C. Kita langsung lihat hasil fotonya. 3 2 1 p. Oh, Vivo lagi, Bro. Gil. Oke, sekarang kita cek untuk hasil foto yang kesembilan. Oke, foto yang kesembilan ini low light lagi tapi pakai main kameranya ya. Kita pixel peiping sebelah kiri yang A. Oke. Wah, yang B ini detailnya oke banget nih. Walaupun dari segi color temperaturnya ini kuning banget. Dan yang C sendiri ini dia dari segi detail oke. Warna juga enggak terlalu nge-bost, tapi entah kenapa dia malah jadi lebih ke cold. Sejujurnya gua akan langsung terpikat ke yang B ya. Tapi kalau dipikir-pikir lagi gua milih yang C deh. Oke, sekarang kita langsung lihat aja hasil foto untuk main kamera low light ya. A, B, dan C difoto pakai kamera apa? 3 2 1 pom pipo. Oke. Huawei kenapa jadi kuning ya warnanya ya? Galaxy. Steel Galaxy. Ngambil apa adanya yang ada di sana. Naturalnya paling dapat di situlah ya. Oke, kita cek untuk hasil foto yang ke-10. Foto terakhir nih ya. Foto 10 adalah selfie. Oke. Nah, untuk foto selfie sendiri ini beda-beda dari segi fokal length-nya ya. Seharusnya C yang vokalingnya paling kecil ya karena dia lebar banget nih sampai ke bagian tangan itu kelihatan banget gitu ya. Gua akan pilih yang B kenapa? Karena satu tadi dari skin tone yang paling pas ketimbang yang A agak kemerahan. Tapi mungkin beberapa dari kalian akan milih yang C juga karena e yang C itu ready to post dan dia juga lebar banget ya. Jadi kalau kita mau grup selfie enak aja gitu. Eh atau gua pilih yang C ya? Enggak deh. Gua pilih yang B itu kan subjektif banget ya. Gua pilih yang B. Kalau kalian pilih yang C tidak masalah sama sekali. Oke kita cek untuk hasil fotonya. A dan B dan C. Jawabannya adalah bom. Vivo lagi, Bos. Haya. Ini gimana ini? Loh, gua juga tadi pengennya sih yang yang C karena karena tadi lebih lebih fleksibel. Gua pengen foto bareng sama teman dan gua pengen post langsung itu lebih mudah yang C. Tapi menurut gua em untuk segi seimbang ya, natural yang B paling oke sih. Sedangkan yang A Galaxy ini entah kenapa wajah Fen itu jadi agak kemerahan. Jadi muka jeruk. Tolong diedit wajah Fen jadi muka jeruk. Oke, berarti dari hasil foto 10 foto yang gua pilih itu Vivo ada 1 2 3 4 5 6 7 tujuh hasil foto Vivo dan 1 2 3 itu Huawei. Sedangkan Galaxy, I'm sorry to say bukannya fotonya jelek ya, natural banget, detailnya oke. Tapi gua tidak pilih karena samping-sampingnya itu lebih memikat di mata gitu ya. Tapi belum beres, kita cek hasil videonya yuk. Oke, sekarang kita testing video ya di kamera belakang dari ketiga smartphone ultra ini ya. Sit Ultra, Kura 80 Ultra, dan X200 Ultra. Mungkin kalian bisa lihat bedanya nih ya langsung ya di angle atau di bagian Vivo di mana dia lebih tight. Sedangkan sisanya itu kurang lebih sama ya. Dan kita coba lihat ke stabilan kalau kita lari. Oke, sip. Oke, yang gua notice di sini adalah seperti tadi Kavin ngomong ya, Vivo paling tight. Yang A yang paling tight gua ngelihatnya. Emm, warnanya sendiri juga yang A itu kayak agak kekuningan gitu ya. Tapi yang paling bikin gua salah fokus adalah yang B. satu karena dia punya stabilisasi pas jalan itu oke banget loh. Oke banget ketimbang yang C. Yang A oke, tapi karena dia tight jadi ya yang B itu stabilnya oke, detail-nya oke. Jadi untuk yang video tes yang pertama ini gua pilih A. Eh, pilih B. Kenapa gua pilih A? Kita langsung lihat aja hasilnya. A dan B dan C diambil pakai kamera. [Musik] di antara ketiga Vivo kenapa jadi ini ya seperti yang K Mafin bilang ya jadi agak tight ya apa karena dia pakai acek karena fokaleng-nya aja dia main kameranya di 35 main kameranya di 35 mm oke jadi itu udah nge-zoom banget oke ini jawabannya akan subjektif banget sih oke lanjut kita ke video yang ked kedua. Oke, sekarang kita akan ngetes zoom-nya nih dari ini kan lagi di main cam, kita ke ultrawide dulu. Balik lagi ke main cam 3 dan zoom * 10. Nah, yang mana nih yang transisinya paling smooth? Kita balik ke main game lagi. Oke, dari segi smoothness yang C ini sebenarnya paling mantap gitu ya pas kita zoom out, zoom in. Itu yang mulusnya tuh dapat banget yang C. Sedangkan yang B dan A masih oke, tapi enggak semulus yang C. Kalau dari segi warna, gua sejujurnya lebih terpikat sama yang A. Kenapa? Kalau yang B ini agak pucat ya warnanya ya, kayak pudar gitu. Kalau yang C ini warna hijaunya tuh berasa gimana ya? Berasa artificial ya. Berasa artificial banget gitu dari segi warna hijjaunya terutama di danau dan tempat duduknya ini loh yang kan ada tempat duduk yang dari batu itu dari konkrit. Nah, itu berasa ijaunya tuh ini banget artificial banget gitu ya. Oke, jadi kalau misalkan harus pilih A, B atau C, gua akan milih yang C ya. Karena satu smoothness-nya lebih mantap dan warnanya juga walaupun dia agak artificial tapi menurut gua masih ok lah ya. Tapi ini sebenarnya agak susah sih A atau C gitu ya. Gua akan pilih C sih. Jawabannya adalah pih Galaxy. Pecah telur. Memang kita di studio juga sebenarnya pakai S25 gitu ya untuk e beol entah itu buat YouTube ataupun buat rails, buat sosial media dan smoothness-nya juga memang di bisa di-andelin gitu. Tapi kalau misalkan gua diminta untuk e video yang steel gitu ya, mungkin gua akan pakai pura next-nya karena warnanya ini lebih mantap ya kalau kita lihat dari videonya. Tapi ya. Oke, ini dia untuk kamera depan ya. Kita record di 4K60 dari ketiga kamera ultranya dan ya silakan kalian nilai dari segi hasil, dari segi audio dan sekaligus kita tes hari lagi. Hmm, menarik sih ya. Let me know. Silakan didiskusikan di komen. Jujur gua terpikat sama A dan C. Yang B ini udah enggak lah karena dia pucet banget. Oke, gua akan pilih yang C. Untuk yang A, B, dan C hasilnya adalah apa? 3 2 1. Oke, ini dia kamera depan. Huawei. Nice. Untuk video sendiri kalau misalkan bisa kita simpulin, Huawei ini punya warna yang memang agak warm. detailnya dia dapat, tapi vokalinya dia lebar juga ya untuk selfie-nya dan dipakai untuk lari. Itu stabil minta ampun. Oke, kita sampai ke kesimpulan di mana kita akan hitung-hitungan nih ya dari hasil foto dan video. Untuk fotonya sendiri gua lebih banyak memilih Vivo di 7 poin, Huawei ada di 3 poin, dan Galaxy masih EO ya masih nol. Untuk video sendiri, dari tiga video gua pilih dua yang Huawei, satu yang Samsung Galaxy. Sedangkan untuk Vivo sendiri dia E no. Jadi bisa dibilang untuk foto Vivo ini bisa nangkap hasil foto yang mantap. Entah itu di main cameranya ataupun telefotonya terutama untuk portraitnya yang gua lumayan amazilnya itu mantap banget dan selfie-nya juga ternyata Vivo bisa konsisten ya bagusnya. Dan untuk low light-nya sendiri juga Vivo ini bagus ketimbang Galaxy dan Huawei. Sedangkan untuk Huawei sendiri ultra wide-nya oke. Dia punya main kamera untuk indoornya tadi pas foto apa namanya? Pas foto e buah-buah itu juga oke ya. Dan telefotonya 3,7 kali juga bagus. Sedangkan untuk Galaxy walaupun gua enggak ada milih Galaxy sendiri tapi gua bisa bilang dia yang paling natural. Kalau misalkan kita mau warnain, kita mau after editing fotonya itu menurut gua yang paling gampang di Galaxy. Kenapa? Karena dia dari segi warna itu yang paling natural di antara lainnya. Detailnya juga dapat banget tadi pas potret ya, kerutan wajah segala macam itu dapat banget. Kita bisa edit-edit lagi. Galaxy itu lebih ke arah natural. Dan dari segi video sendiri, gua lumayan ama Huawei ini bisa kasih stabilisasi yang mantap banget. Entah itu di main kameranya ataupun di selfie-nya. Sedangkan Galaxy masih oke untuk kita pakai zoom-zoom dan pakai beol segala macam. Sedangkan Vivo yang bukan jelek tapi mmm masih tidak sebaik Huawei dan Galaxy. Tapi gimana nih kalau kalian skornya untuk foto dan video mana yang menang? Kalian bisa tulisin aja di kolom komentar. Dan seluruh pendapat atau react yang gua e apa ucapkan di video blind test ini, ini semuanya subjektif ya, pendapat gua pribadi. Kalian pastinya punya pendapat sendiri. Jadi kalian bisa langsung taruh aja di kolom komentar. Kita saling berbagi, kita saling sharing di sana, saling belajar juga. Dan mohon maaf kalau misalkan gua ada salah informasi atau fakta yang mungkin keliru di video ini, kalian bisa betulin juga di kolom komentar. Dan selanjutnya enaknya nih kita blind testin kamera HP apa lagi? Apakah kita masuk ke ranah midrange? Hmm, kan sekarang ada Honor dan segala macam ya. Yang menarik ada Huawei juga. Kalian tulisin aja di kolom komentar dan kita ketemu lagi di video blind test ataupun video gadget-gadget lainnya. Thank you guys. Ciao. Hah, ternyata nih Vivo tidak terkalahkan ya. Tapi Huawei sebagai pendatang baru itu juga menarik banget.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.

Samsung Galaxy S25

Samsung Galaxy S25 merupakan smartphone flagship Samsung yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman premium dalam bodi yang ringkas dan nyaman digunakan sehari-hari. Sebagai model standar dari lini Galaxy S25 Series, perangkat ini ditujukan bagi pengguna Indonesia yang menginginkan performa tinggi, kamera canggih, serta fitur AI terbaru tanpa harus menggunakan ponsel berukuran...

Samsung Galaxy S25 Ultra

Samsung Galaxy S25 Ultra merupakan smartphone flagship tertinggi Samsung yang dirancang untuk pengguna Indonesia yang menginginkan performa tanpa kompromi, kamera profesional, serta fitur produktivitas dan kecerdasan buatan paling lengkap dalam satu perangkat. Sebagai model Ultra, perangkat ini memadukan kekuatan komputasi kelas atas, teknologi kamera mutakhir, serta dukungan S Pen untuk...

Samsung Galaxy S25+

Samsung Galaxy S25+ merupakan varian flagship yang dirancang untuk pengguna Indonesia yang menginginkan layar lebih besar, performa kelas atas, serta daya tahan baterai lebih lama dibanding model standar. Posisi Galaxy S25+ berada di tengah lini Galaxy S25 Series, menawarkan keseimbangan ideal antara ukuran layar, kekuatan performa, dan fitur premium tanpa...

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo X200

Vivo X200 hadir sebagai "Flagship dengan Kamera ZEISS Canggih dan Performa Tinggi untuk Fotografi, Videografi, dan Gaming" untuk pengguna yang mengutamakan kamera serbaguna dan kinerja kencang. Perangkat ini dipasarkan di Indonesia dalam dua pilihan warna, yaitu Hijau dan Hitam. Varian memori yang tersedia untuk pasar Indonesia adalah 12GB + 256GB....

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.