Jungkat

KAMERA HP ANDROID TERBAIK?! Xiaomi 15 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra vs Vivo X200 Pro (YouTube Video)

  • 26/04/2025

Yo, what's up guys and welcome back to Bas YouTube channel sama guain dan yes, di video kali ini kita bakal ngaduin kamera dari tiga smartphone Android flagship. Yes, smartphone Android aja enggak ada iPhone di sini. Yes. Kenapa? Karena ketiganya menurut gua bisa dibilang yang terbaik ya dan ya memang flagship juga dari masing-masing brand. Jujur buat gua sendiri video ini susah banget dibikinnya karena perbedaannya tuh kayak tipis-tipis banget semuanya bagus ya. Tapi memang ada satu yang di akhir akan jadi pilihan gua ya. Ada total 10 kombinasi foto video yang bakal kita lihat. Jadi langsung aja tanpa basa-basa lagi kita mulai videonya. Let's go. Oke sebelum kita mulai kita bahas dulu aja ketiga HP-nya ada apa aja. Mungkin kalian bisa lihat di sini ya. Yang pertama ada yang terbaru Xiaomi 15 Ultra. Kemudian yang di tengah ada yang reputasinya udah gak diraguin lagi. Samsung Galaxy S25 Ultra. Dan yang terakhir si underdog satu-satunya non ultra di sini ya, yaitu si Vivo X200 Pro. Ya, ini dia untuk specs dari kamera ketiga HP ini ya. Gua enggak perlu ngebahas detail karena udah pernah dibahas juga ya. Nah, si Vivo X200 Pro emang dirilis paling awal dan dia juga cuma punya tiga kamera di mana yang lain itu punya empat kamera. Tapi senjatanya enggak main-main ya, karena dia punya kamera telefoto 200 megapel dan kolaborasi bareng Z yang mana ngasih kualitas foto yang mengejutkan di dunia persartphonean. Sementara S2 Ultra masih ngandalin setup empat kamera yang versile banget dan bisa dibilang udah matur ya, udah beberapa generasi kan. Dan yang terakhir memang yang baru dirilis Xiaomi 15 Ultra jadi sorotan karena memang selain colab bareng Leik yang punya nama besar, HP ini ngebawa sensor 1 inci yang gede banget buat HP ditambah telefotonya juga 200 megapel yang bikin kamera ini tuh kerasa proper banget ultranya. Walaupun catatan di sini memang sensor 1 inci-nya yang ada di Xiaomi 15 Ultra bukan full proper 1 inci kayak kamera pada umumnya. Dan ini pernah dijelasin juga sama MKB HD kenapa di HP bakalan susah untuk punya sensor 1 inci. Jadi nanti kalian cek aja setelah nonton video ini. Satu lagi gua juga pengen disclaimer dulu kalau penilaian di comparison ini itu adalah based on pengalaman dan pengetahuan gua soal kamera. Yang mana gua udah jalanin ini mungkin kurang lebih 15 tahun lah. Yes. Satu yang bikin gua excited banget sebenarnya adalah karena ngebandingin kamera smartphone ini sekarang rasanya kayak kombinasi software dan hardware ya udah bisa ngalahin kamera DSLR atau kamera mirrorless. At least buat mata gua. Dan ya ngomongin software-nya sendiri, FYI Xiaomi ini baru aja dapat update yang lumayan gede beberapa hari yang lalu sekitar 1,8 GB dan Samsung juga sama Vivo itu udah di-update di software yang terbaru untuk bulan April 2025 seperti yang kalian bisa lihat di layar ini. Oke, yang pertama langsung aja kita cek ini dia foto main kamera ya dari ketiga HP-nya gua fotoin mobil-mobilan mainan gua dan di sini kalian bisa lihat mungkin secara warna nih ada agak beda-beda. Jadi di sini gua mungkin enggak mau ngomongin warna terlalu dalam karena memang di beberapa HP ini, Guys, dia itu ada mode warna ya, kayak Vivo misalnya dia itu ada tiga mode warna, yaitu Vivit, texture, dan zize. Yang mana kalau kalian lihat nih ya, secara warna dia beda-beda. Sama halnya juga dengan Xiaomi 15 Ultra yang mana dia tuh ada mode Leik Autentic sama Leica Vibrant yang sebenarnya warnanya itu beda sedikit ya kalau di warna merahnya. Cuma di Leutentic memang dia kayak lebih ada vinyet-vinyet ya. Jadi kayak ada hitam-hitam di corner-corner daripada fotonya. Itu yang kayak ngasih apa? Feeling artistik atau feeling leikanya kayak gitu kali ya. Nah, kalau Samsung itu sebenarnya mirip sama iPhone yang mana dia punya pilihan modenya lumayan banyak dan enggak spesifik khusus. Mungkin kayak ZIS kan karena kolaborasi Vivo atau Lecal kolaborasi sama Xiaomi. Jadi mereka punya kayak mode warna khusus. Tapi kalau di Samsung itu banyak modenya. Jadi gua enggak kasih kalian perbandingan ya. Tadi mungkin kalian bisa lihat perbandingan warna-warnanya. So, kalau kita lihat nih langsung ya secara detail aja di sini kita bisa zoom sedikit. Nah, kalian bisa lihat kalau di bagian depan mobilnya ya untuk Xiaomi 15 Ultra karena tadi sensornya gede, dia itu enggak bisa fokus ke bagian yang luas gitu di dalam sebuah foto. Dia cuma bisa fokus kayak ke tengah doang dan itu pun kayak butuh jarak yang lumayan ya. Jadi kalau kalian pengin foto barang yang dekat-dekat itu tuh sebenarnya agak challenging gua ngerasa di HP Xiaomi. Nah, kita coba zoom lagi nih ya. Kalian bisa lihat ya di depan wing-nya yang ada tulisan AMD terus ada tulisan 90 Yz ya. Kalau di foto yang ada di Vivo itu kelihatan jelas tuh tulisannya ya AMD 90 V power Power ya SPBU dan ada juga nih kalau di S Volter juga masih kelihatan sampai ke V power Power walaupun tulisan yang paling bawahnya itu cap ya kayaknya ya itu udah mulai agak kabur nah kalau di Xiaomi itu lumayan totally kabur ya kayak 90 ears-nya itu udah mulai enggak kelihatan udah out of focus karena memang sensornya tadi yang 1 inci itu gede banget nah gua juga pengen lihat ke bagian atasnya sedikit ya di bagian tulisan yang Way Chai itu entah kenapa lebih tajam di S25 Ultra dan di Vivo dibandingin di Xiaomi yang kayak agak soft gitu ya berasanya ya. Nah, gua juga bingung apakah ini tuningan doang karena gua juga sebenarnya ini ngambil fotonya kemarin dan udah gua update ke software yang terbaru. Jadi mungkin gua akan coba lihat nanti ke skenario-skenario lain. Tapi at this moment gua ngerasa memang Xiaomi kalau kalian foto yang dekat dan kalian pengen butuh focus field yang luas itu kalian mesti fotonya agak jauh atau ya mesti di crop atau dizoom sedikit gitu. Foto yang kedua. Nah, kita foto makanan. E ini sarapan gua tadi pagi. Masakan dari istri gua ya, sebuah roti to sama avocado dan telur. Yang mana kalau kita bisa bilang di sini ya, balik lagi ngomongin e secara detail semuanya udah bagus-bagus banget, enggak ada yang kayak gimana. Cuma kalau memang dizoom nih kelihatan lagi ya tadi yang gua bilang soal sensor gedenya Xiaomi kalau fokus field-nya itu tuh jadi tipis banget gitu istilahnya ya. Jadi dia udah kayak setelah avocado yang ketiga itu udah enggak fokus lagi gitu, udah langsung kayak autofokus belakangnya. Sedangkan di Samsung sama di Vivo itu masih dapat detailnya ya. Detail dari kayak garamnya, biji-bijiannya itu masih kelihatan dengan jelas sampai ke yang kelima yang udah mulai semi-semi ngeblur kalau di Vivo. Kalau di Samsung masih kelihatan dikit. Jadi secara tangkapan memang ya balik lagi Xiaomi kayak nangkapnya tuh focus range-nya kayaknya tipis banget gitu karena sensor gede. Sama kayak kamera DSLR ini ya semakin dia gede full frame-nya gitu ya kayak dia punya fokus jarak fokusnya tuh kayak semakin tipis gitu enggak enggak panjang enggak gede tergantung dari bukaan lensanya juga. Sekarang kita masuk ke yang ketiga. Nah, ini nih yang menarik yaitu di bagian portret yang mana menurut gua sekarang elemen atau fitur potret dari HPHP ini tu sudah menyerupai banget kelasnya DSLR atau mirrorless. Jadi, e kalau kalian lihat kayak dia punya separasi gitu tuh udah rapi, udah kayak 90-an% lah rapihnya. Walau memang kalau kita pixel peing kita bisa ngelihat bedanya. Contohnya di foto yang satu ini ya. Ini gua difotoin sama Nata ya. Dan ini kita pakai portraet 2X. Jadi masih pakai lensa utama yang mana kalau kita lihat sebenarnya secara normal ini enggak ada terlalu perbedaan yang gimana banget. Tapi kalau kalian crop, nah kita bisa lihat sedikit di bagian telinga nih ya separasi-separasinya gitu ya, segmentasinya di Xiaomi 15 Ultra kalau kalian lihatin kuping gua itu kayak ada garis tipis gitu. Di Samsung pun juga masih ada sedikit tapi lebih tipis. Nah, di Vivo nih yang menurut gua juara karena dia rapi banget bisa dibilang ya secara di kuping kiri, di kuping kanan ada sedikit banget garis yang menurut gua sih enggak terlalu noticeable. Tapi balik lagi ini kalian mesti zoom in banget ya untuk notice ada ya segmentation-nya tadi. Vivo yang paling rapi di sini. Cuma satu lagi yang gua pengen share juga adalah gua tuh kan kemarin sempat bawa HP ini, tiga HP ini tuh ke Korea untuk gua foto-foto. Jadi gua udah lumayan dapat kayak experience-nya lah, terutama untuk foto portret. Karena kan selama liburan di sana, gua banyak foto-foto keluarga, fotoin anak gua, istri gua, gitu-gitu. Jadi kayak gua lumayan dapat feeling portrait dari ketiga HP ini tuh yang mana punya karakteristik yang beda-beda. Nih kalau kalian bisa lihat ya di screen recordan gua kalau kita foto pakai Vivo itu tuh kayak hasil dari preview layarnya tuh paling burik di antara Samsung sama Xiaomi. Xiaomi menurut gua yang paling kayak realistis gitu yang kayak udah menge-capture aslinya bakalan kayak gitu ya. Jadi mungkin balik lagi eh mereka punya implementasi yang beda-beda. Memang Vivo di sini pakai chipset Mediatek dibandingin sama Samsung sama Xiaomi yang pakai Snapdragon. Jadi mungkin processing power dari si Samsung sama Xiaomi lebih kuat yang mana dia bisa kayak nunjukin ini nih hasil fotonya bakalan kayak gini nanti. Kalau di Vivo itu kayak jadi apa ya? Kayak jadi ada elemen surprise gitu ya. Kayak kita jepret jepret jepret jebret aja. Tapi hasil setelah diproses atau di kayak difinishing ya dari si ISP-nya itu tuh kayak bikin ada elemen surprise gitu kayak wow gitu kayak ada yang enhance dan hasilnya menurut gua selalu memuaskan dan buat gua ini Vivo bisa dibilang kayak konsisten banget hasil portretnya tuh rapi. Segmentasinya tuh enggak terlalu kentara yang sampai noticeable banget tapi ya balik lagi hasilnya beda-beda tipis. Cuma menurut gua Vivo di sini kalau ngomongin portrait itu paling oke dari segi hasil. Nah, next kita lihatin mode portraet lagi. Tapi kali ini kita bagian yang 5X zoom. Nah, ini di Xiaomi 15 Ultra Sifra ada yang Vivo X200 Pro yang mana ini juga gua kayaknya di Vivo itu gua pakai e color mode-nya yang textured. Jadi, balik lagi agak beda sama Xiaomi dan Galaxy yang mana dia itu natural ya warnanya ya. Kalau Vivo kayak lebih ke musim-musim apa gugur gitu enggak sih ya? Kayak gitu rasanya kan. Nah, sekarang kita close up lagi. Nah, gua pengen kasih kalian lihat yang tadi gua bilang teori gua di mana kita lihat segmentasinya ya di bagian kuping nih terutama kalau kalian lihat yang di Sifa Ultra itu kalian bisa lihat di kupingnya itu masih ada sisa-sisa kayak yang enggak ngeblur gitu ya. Sedangkan di Xiaomi juga tipis banget ada sisa ada garisnya sedikit yang kayak enggak terutama di kacamatanya. Tapi kalau di Vivo itu kayak benar-benar transisi segmentasinya itu smooth banget, mulus banget, enggak berasa kalau itu tuh dikerjain sama software dan blur-nya pun juga ini karena gua zoom-nya itu sampai ini 5X ya. Jadi 5X itu kalau di Vivo kan dia lensanya itu cuma 3,7x 85 mm. dia bisa ke 135 mm. Dan di mode portret ini kalau kita memang pakai focal lengeran ada compression-nya bukan cuma sekedar digital zoom aja. Itu yang menarik dari Vivo. Karena Vivo itu kan dia pakai sensor gede ya tadi ya, sori bukan sensor gede, dia pakai 200 megapel tadi yang mana ketika difoto dia tuh kayak nge-crop e sensornya jadinya yang bikin detailnya juga tetap dapat e walaupun dibandingin sama HP-HP kayak Xiaomi dan Samsung yang punya lensa dedicated yang 5X atau di Xiaomi in this case itu 4,6x. Jadi kayak Vivo masih bisa keep up gitu ya, karena dia punya sensor yang 200 megapel tadi. Di mana di Samsung ini 50 megapel dan di Xiaomi ini juga memang sama-sama 200 megapel tapi dia 4,6x atau sekitar 110 mm kurang lebih kayak gitu ya. Jadi balik lagi di sini menurut gua hasilnya bagus. E warna terutama di skin tone-nya natural di Xiaomi sama Samsung tuh mirip-mirip ya. Di Vivo aja yang warnanya gua lupa gua pakai mode apa. Kemungkinan gua pakai mode texture. Lanjut. Nah, ini gua pengen naikin sedikit tingkat kesulitan kita foto portrait ini pakai dua buah objek. Jadi, gua pengen lihat nih gimana kesanggupan dari HP ketiga HP ini tuh untuk ngebagi ya fokusnya kayak gimana. Dan bisa kalian lihat di sini ya kalau kita bandingin. Kalau gua boleh jujur gua ngerasa foto yang ada di Xiaomi kayak ada efek artificialnya kayak gitu. Kalau dilihat sekelibet mata yang lebih eye pleasing menurut gua tuh adalah di Vivo X200 Pro. Balik lagi kayak benar-benar natural gitu ya. Enggak tahu, memang Ze mungkin ya yang punya jurus ini ya. Kalau di Samsung entah kenapa warnanya agak muted ya. Kalau kita bisa lihat ya kayak e zion-ya jadi agak hitam. Ini anak gua by the way. Eh jadi e kalian bisa coba side by side dan kalau gua zoom ke zio terutama kalian bisa lihat nih di sini. Nah si Samsung sebenarnya enggak salah sih karena waktu itu posisi emang agak mundur ya. Ngebikin dia itu kayak lebih out of focus gitu. Jadi fokusnya kayaknya lebih ke si Britneh, ke anjing gua yang di depan. Tapi kalau di Vivo sama di Xiaomi dia tahu nih ada orang nih. Jadi dia kayak lebih fokus ke orangnya gitu ya. Kalian bisa lihat nih di close up-annya. Tapi balik lagi Xiaomi itu kayak kayak artificial aja sih berasanya. Enggak tahu menurut kalian sendiri gimana. Tapi kalau Vivo gua berasa ya naturalnya adalah simply kalau kalian lihat di rambut Zio itu ada satu rambut yang nonjol keluar, Guys. Dan itu tuh kayak tetap dapat efek blur-nya gitu loh. Kayak realistis banget sih menurut mata gua gitu ya. Gua enggak tahu apakah karena gua udah pakai si X200 Pro-nya paling lama cuma ya balik lagi ya itu tadi kayak dapat efek I pleasing-nya itu di fotonya Vivo gitu dibandingin sama Samsung atau Xiaomi. Nah, ini mungkin selera juga ya subjektif dari gua. Nah, kalau kita lihat juga ke Britney juga di sini e terlihat kalau di Samsung memang dia lebih fokus. Di Xiaomi dia enggak terlalu fokus. Kalau di Vivo dia kayak enggak terlalu fokus tapi masih ada tipis-tipis dikit ya. Jadi kayak bukaan lensanya cukup gede. Dia bisa ngover fokus dari si Guguk sama si Zion-nya gitu. Yang mana ngasih foto ya menurut gua yang paling eye pleasing gitu kali ya. Let me know gimana pendapat kalian soal ini. Lanjut foto yang keenam ya. Ini kita coba langsung ke bagian telefoto. Nah, telefotonya di sini menarik karena di Samsung dan di Xiaomi tadi gua bilang dia ada lensa yang lebih jauh dibandingin sama si Vivo yang cuma 3,7x atau 85 mm. Di Samsung ada 120, di Xiaomi ada 110 gitu kan. Nah, tapi kalau kita foto sama-sama di 10X ya. Kita lihat nih kita foto satu toko Suzu Nusantara namanya ya. ada tulisan di bagian bawahnya dan kalau kita crop di sana kita bisa lihat nih ya kalau di Xiaomi dan di Vivo tulisan susu pampers dan perlengkapan bayinya masih tajam terutama di Xiaomi. Karena memang Xiaomi selain tadi lensanya dia lebih jauh dia megapelnya sama-sama 200 kayak Vivo. Nah, Samsung nih yang kita bisa lihat nih sekarang kelemahannya sensor telefotonya itu dia cuma 50 megapel untuk yang 5X-nya. Dan di sini kalian bisa lihat di tulisan susu pampers-nya dia enggak setajam ya sama yang kedua ini. Nah, cuma satu yang gua pengen notice juga adalah soal ketajaman fotonya. Terutama kalau kita lihat di bagian mobil ya, plat mobilnya semua terlihat cuma dengan cukup jelas. Tapi di Xiaomi nih yang gua lihat ya, dia kayak ada color fringing kayak warna ungu-ungu kayak gitu ya di bagian mobil yang mana itu kalau di lensa itu tuh sebenarnya entah kayak kayak ada kekurangannya istilahnya kayak gitu ya. lensanya kayak mungkin elemennya kurang banyak, jadi dia bikin ada kayak gradasi warna sedikit kayak gitu. Dan itu biasa terjadi di lensa-lensa yang harganya lebih terjangkau kali bisa dibilang. Dan itu enggak terjadi di S25 Ultra ataupun di Vivo. Makanya ini gua bingung apakah ini software, tapi kayaknya ini lebih ke hardware sih gua bilang karena gua sempat lihat beberapa foto juga yang pakai Lensa 4,6x itu kayak ada lebih color fringing-nya. Kalian bisa coba cek e secara teori apa sih artinya color fringing itu ya? Tapi balik lagi secara ketajaman kalau kalian bisa lihat ya, Vivo yang cuma lensa 3,7x bisa keep up dengan telefoto yang ada e di kedua HP yang lebih ultra ini ya bisa dibilang jadi kayak ya bisa dinjukin kalau ya sebenarnya cukup tiga lensa aja gitu ya dengan lensa telefotonya kalian pakai 200 megapel terus ya lensanya yang bagus gitu kan istilahnya. Lanjut. Nah, ini gua pengen masih di tele tapi telenya di sektor yang berbeda itu tele makro ya. Dan ini gua beberapa kali gua share foto jam tangan yang mana gua tuh tahunya kalau foto kayak gini itu kita mesti pakai kamera mahal dan kita mesti pakai lensa telemakro yang mana lensanya enggak murah. Kita punya satu yang 90 mm Sony itu harganya Rp10 juta. Dulu gua juga pernah pakai waktu gua shoot wedding itu Lensa Canon yang 100 mm F2,8 itu juga harganya kurang lebih R sampai Rp8 juta. Nah, untuk bisa nge-foto kayak gitu, Guys, di HP menurut gua waktu itu gua cukup mind blowing sih. Dan ternyata ketiga HP ini bisa. Catatannya adalah Samsung itu enggak punya mode dedicated untuk telemakronya. Kalau di Xiaomi dan di Vivo itu ada namanya super makro yaitu sebenarnya nama lain untuk tele makro di mana kita bisa pakai lensa telefotonya untuk foto close up makro kayak gini dan kalian bisa lihat ya secara detail yang didapetin bisa dibilang yang terbaik itu di Vivo X2 Pro ya. Kalian bisa lihat tuh ya bagian dial-nya kayak dep-nya itu dapat banget terus warna hitamnya terus tekstur daripada ee jarum-jarum jamnya gitu ya. Terus tulisannya juga itu yang kayak paling tajam memang ada di Vivo. Menurut mata gua ini kayak gua lagi ngelihat foto dari toko Jamal istilahnya kayak gitu. Jadi itu yang menarik sih memang ya. Nah, cuma catutannya memang di Samsung itu kita mesti kayak dekatin HP-nya terus kita ganti lensanya ke 5X. Dia enggak karena enggak ada mode dedicated tadi. Cuma sebenarnya lensanya capable untuk foto tele makro dan ini hasilnya tadi ya. memang perbedaannya cukup bisa dibilang ada walaupun ya balik lagi ini dengan sebuah HP bisa foto kayak gini menurut gua udah oke banget. Oke, foto yang keedelapan ini gua pengen zoom tes aja ya. Jadi kita pengen zoom tes gua punya e ini gua ada station mesin kopi di rumah dan gua ada satu kertas di sana yang gua tempel dan di sana ada kayak resep lah istilahnya kayak gitu. Dan gua pengen kasih kalian lihat nih ya untuk zoom satu kali terus sampai 10 kali dan zoom tes yang 20 kali ya. Di sini bisa terlihat jelas kalau S95 Ultra balik lagi dengan exposure-nya pas ya, terus e teksnya juga jelas. Di Xiaomi juga jelas walaupun dia agak sedikit gelap. di Vivo nih yang sangat gelap di antara yang lain. Entah kenapa ya walaupun kalau kita pengin lihat ya memang yang menarik di sini adalah ISO yang dipakai sama si Vivo itu cuma 464 di mana si Xiaomi dia pakai ISO-nya 1.000. Jadi wajar kalau dia lebih terang tapi memang ya itu tadi mungkin harus diwick-twick lagi ya untuk software ketika kita nge-detect terutama teks di kondisi yang terang. S95 Ultra nail this picture. Dan ya kalau ngomongin zoom sendiri juga di Xiaomi itu bisa zoom paling jauh ya di antara yang lain ya. Untuk zoom foto Xiaomi itu bisa sampai 120x di mana Vivo dan Samsung itu cuma bisa sampai 100X aja. Nah, kemarin gua itu lupa masukin selfie. Jadi, minta tolong Viiren nih ya untuk selfie sebelum kita compare ke bagian video. Nah, buat selfie sendiri ini langsung jebret aja ya. mode auto enggak diganti apa-apa tanpa efek beautify juga bisa dilihat di sini kalau Xiaomi emang ngasih foto yang paling terang tapi memang skin tone-nya ini agak sedikit pucat menurut gua dan bibirnya juga agak kep pech warnanya ya jadi agak sedikit kurang natural. Nah, kalau S25 sendiri skin tone-nya udah cukup spot on walau berasa agak noise nih terutama kalau kita lihat di bajunya Fent. Nah, kalau Vivo ini menarik sebenarnya secara warna menurut gua paling eye pleasing, paling gua suka walau kalau kita zoom itu memang kerasa agak soft dibanding yang lain ya. kayak ada efek beautify-nya gitu. Padahal gua udah make sure efek beautify-nya mati. Tapi balik lagi kalau disuruh pilih, mungkin gua akan lebih pilih Vivo walau si Fire bilang menurut dia yang paling oke itu Xiaomi. Dan di Xiaomi juga gua akhirnya tes dan ada yang menarik yaitu fitur 0,8x selfie-nya itu lebih lebar, lebih white dan cocok buat wifi. Jadi bisa selfie bareng-bareng. Oke, so itu tadi, Guys, untuk delapan foto, ya dari yang kita bikin. Baik lagi semua hasilnya bagus-bagus, cuma ya kita coba lihat next yang bagian videonya. Oke, nah untuk video sendiri gua pengen e ngetes dengan use case yang sesuai realita lah. Salah satunya satu, tes kestabilan ketika kita jalan. Yang kedua, tes e kestabilan ketika dizoom ya. Kita bisa lihat paling stabil yang mana dan paling oke gambarnya yang mana. Dan yang ketiga kita tes video selfie. Oke, langsung aja kita cek ya untuk video tes yang kita coba tes dari awal sampai kita ke zoom nih kalian bisa lihat di sini ya untuk transisi zoom-nya terus nanti di 20X kita lihat yang mana yang paling stabil. Oke. Nah, di sini Vivo X200 Pro ini kalau kita zoom langsung ke 3X 3,7X-nya itu dia cukup stabil. Samsung juga stabil. Xiaomi agak sedikit e berasa ada kek gitu. Kayak ada patahan sedikit untuk transisi lensanya ya. Sedangkan di Vivo masih cukup oke walaupun memang dia opsinya dia enggak ada yang 5X. Nah, ini di 5X ketika di kita masuk ke 10X, nah Samsung juga masih stabil. Xiaomi kita mesti geser dial-nya. Sayangnya dia enggak ada yang 10X. Cuma kalau Vivo dia masih ada. Cuma tadi ya ada juga sedikit patahan di transisinya. Nah, ini ngasih kita gambaran kalau memang smartphone Android untuk sekarang itu bisa dibilang ee dari segi zoom di video masih kayak agak patah-patah. Samsung bisa dibilang yang masih paling oke untuk urusan video. Nah, sekarang kita pengin coba testing di 20X Zoom ya, yang mana paling oke. Nah, di sini kalian bisa lihat ya karakter masing-masing. Samsung bisa dibilang di Zoom 20X dia paling tajam di sini ya. Kalian bisa lihat dengan jelas tuh plat nomornya dan paling stabil juga. Makanya kita bisa lihat dengan jelas plat nomornya. Vivo agak sedikit goyang nih di 20X ya. E dan detailnya pun juga kurang kalau dibandingin sama Samsung Xiaomi. Nah, ini muncul lagi nih karakter si tadi ya eh apa namanya? Color fringing-nya tadi ya. Di mana dia kayak ada garis-garis ungunya. Nah, di sini kayak berasa lagi. Walau memang e si Xiaomi sendiri dia bisa nge-zoom lebih dibandingin sama Vivo dan juga Samsung. Kalau Vivo Samsung 20 kali, ini bisa sampai 30 kali yang mana dia bisa lebih dekat dan dari segi kestabilan I think it's not bad gitu ya. Tapi balik lagi menurut gua Samsung di sini masih menunjukkan eksertis-nya ya, masih menunjukkan kedewasaan ya mature-nya dari sistem empat kameranya Samsung ini terutama di sektor video. Oke, sekarang kita tes kamera belakang video untuk kestabilan resolusi di 4K60. Kita lari ya. Uh, anginnya kencang banget. Cuma kelihatan di sini kayaknya Samsung nih yang paling stabil. Gila, anginnya lagi bagus banget hari ya. Oke guys, kita testing untuk portrait video di kamera selfie ya. Nah, di sini untuk Xiaomi dan Vivo ini sayangnya cuma bisa di resolusi full HD aja. Yang mana Samsung ini masih bisa resolusi 4K. Uh, lagi spray. Tapi ya kalian bisa lihat ya jadi blow banget. Nah, ini udah kayak kamera video kelihatan di sini dari segi skin tour Xiaomi dan Samsung. Waduh, berangin banget Xiaomi dan Samsung ini yang masuk kecut ya kelihatannya ya. Cuma enggak tahu nanti kalau ditaruh di ee monitor beneran apakah hasilnya berbeda. Let me know gimana pendapat kalian di komen di bawah. So, itu tadi guys untuk comparison dari ketiga smartphone Android yang bisa dibilang terbaik dari masing-masing brand ini, ya. Dan ya sama tadi masing-masing HP tetap punya plus dan minus masing-masing. Cuma kalau gua ditanya mana yang paling oke ya mungkin gua bisa kasih opini kayak gini sih. Vivo itu masih jadi pilihan kalau urusan steel foto dan kalau kalian yang pengin jepret dan puas ya Vivo. Samsung bisa dibilang allrounder untuk sektor foto dan video dia masih bisa bersaing dengan ya brand-brand China yang ngasih revolusioner ya bisa dibilang ya. Xiaomi juga dengan Leikanya itu punya style fotografi yang unik. Walau menurut gua di sektor video e dan di fotonya juga tadi ya di Lensa 20X itu kayak masih hit and miss. Mungkin karena faktor si Xiaomi 15 Ultra yang masih baru banget di Indonesia rilis-nya. Gua menemukan juga kemarin beberapa kali gua waktu-foto sempat overheat ya dan fotography kit-nya juga beberapa kali kayak agak nge-bug kayak gitu. Kayak harus dicabut, dicolok lagi baru bisa jalan. Cuma balik lagi ya rasanya kayak ini sekarang kita udah dekat banget ya HP-HP ini sama kamera yang proper gitu. Mungkin next gua pengen coba aduin ya kayaknya ya kamera mirrorless kayak gini ya. Kamera Sony sama HP kalau kalian gimana menurut kalian? Karena gua ada satu HP yang coming soon datang ke studio Bas Indotech yang mana mungkin akan menarik diadu sama kamera ini. Oke, itu aja. Thank you semua yang udah nonton. Let me know gimana pendapat kalian soal comparison ini. Langsung aja ditulis di kolom comment section di bawah. Kita diskusi di sana. Dan kalau kalian suka videonya, kasih jempol, subscribe, dan hidupin notification-nya. Itu aja nama gua Malvin. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video. Ciao. Yah, hampir nyerah bikin video ini karena bedanya kayak tipis-tipis banget kayak menurut gua ngapain sih? Cuma ya balik lagi ya, tiap brand punya plus minus masing-masing ternyata gitu at the end. Yeah.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Samsung Galaxy S25

Samsung Galaxy S25 merupakan smartphone flagship Samsung yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman premium dalam bodi yang ringkas dan nyaman digunakan sehari-hari. Sebagai model standar dari lini Galaxy S25 Series, perangkat ini ditujukan bagi pengguna Indonesia yang menginginkan performa tinggi, kamera canggih, serta fitur AI terbaru tanpa harus menggunakan ponsel berukuran...

Samsung Galaxy S25 Ultra

Samsung Galaxy S25 Ultra merupakan smartphone flagship tertinggi Samsung yang dirancang untuk pengguna Indonesia yang menginginkan performa tanpa kompromi, kamera profesional, serta fitur produktivitas dan kecerdasan buatan paling lengkap dalam satu perangkat. Sebagai model Ultra, perangkat ini memadukan kekuatan komputasi kelas atas, teknologi kamera mutakhir, serta dukungan S Pen untuk...

Samsung Galaxy S25+

Samsung Galaxy S25+ merupakan varian flagship yang dirancang untuk pengguna Indonesia yang menginginkan layar lebih besar, performa kelas atas, serta daya tahan baterai lebih lama dibanding model standar. Posisi Galaxy S25+ berada di tengah lini Galaxy S25 Series, menawarkan keseimbangan ideal antara ukuran layar, kekuatan performa, dan fitur premium tanpa...

Xiaomi 15 Ultra

Xiaomi 15 Ultra adalah smartphone flagship yang dipasarkan resmi di Indonesia dan difokuskan untuk pengalaman fotografi, performa, dan layar kelas atas. Perangkat ini menggabungkan sistem kamera Leica generasi terbaru, layar WQHD+ LTPO yang sangat terang, serta chipset flagship dengan kemampuan AI yang kuat. Xiaomi juga menempatkan Xiaomi 15 Ultra sebagai...

Xiaomi 15

Xiaomi 15 merupakan smartphone flagship ringkas yang secara resmi diperkenalkan oleh Xiaomi dan dipasarkan untuk konsumen Indonesia. Perangkat ini menjadi model dasar dalam lini Xiaomi 15 Series, namun tetap membawa teknologi kelas atas yang setara dengan smartphone flagship premium. Xiaomi 15 ditujukan bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi, kamera profesional,...

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo X200 Pro

Vivo X200 Pro hadir sebagai smartphone kelas flagship yang dirancang untuk memberikan pengalaman fotografi profesional dan performa tinggi dalam satu perangkat. Smartphone ini menggabungkan teknologi kamera ZEISS, prosesor generasi terbaru, serta layar premium untuk kebutuhan fotografi, hiburan, dan produktivitas modern.Perangkat ini membawa konsep "Smartphone Flagship dengan Kamera ZEISS Profesional dan...

Vivo X200

Vivo X200 hadir sebagai "Flagship dengan Kamera ZEISS Canggih dan Performa Tinggi untuk Fotografi, Videografi, dan Gaming" untuk pengguna yang mengutamakan kamera serbaguna dan kinerja kencang. Perangkat ini dipasarkan di Indonesia dalam dua pilihan warna, yaitu Hijau dan Hitam. Varian memori yang tersedia untuk pasar Indonesia adalah 12GB + 256GB....